icon-category Auto

Motor Jawa Perak Sudah Bisa Dipesan 1 Januari 2020

  • 31 Dec 2019 WIB
Bagikan :

Jawa Perak (Foto: Jawa Motorcycle)

Uzone.id - Produk terbaru sepeda motor Jawa yang diberi nama Perak sudah bisa dipesan konsumen India mulai 1 Januari 2020 melalui online. Sedangkan pengiriman unit ke konsumen dimulai pada 2 April 2020.

Pesaing berat Royal Enfield ini tetap mempertahankan ciri khas klasik pada Perak. Untuk pemesanan sendiri awalnya akan dibatasi untuk menghindari inden yang terlalu lami seperti yang dialami Jawa Classic dan Jawa Forty-Two. Masa tunggu dari kedua motor bergaya retro itu sampai 5-6 bulan.

Jawa Perak pertama kali dipamerkan sebagai prototipe pada November 2018. Akhirnya dikonfirmasi untuk produksi massal pada bulan lalu.

Baca juga: Bakal Tutup di Indonesia, Datsun Malah Kenalkan SUV Baru

Jawa Perak pakai mesin 334cc silinder tunggal, DOHC, berpendingin cairan. Digabungkan dengan gearbox 6-percepatan, mesin bisa menghasilkan tenaga 30,4 PS dan torsi 31 Nm.

Mesin tersebut juga bisa dipakai di Jawa Classic dan Forty-Two di masa yang akan datang.

Spesifikasi lainnya, Jawa Perak pakai suspensi depan teleskopik konvensional, dan monoshock di belakang.

Baca juga: Drone Buatan Indonesia Dirilis, Bisa Bawa Rudal dan Awasi Illegal Fishing

Untuk mengurangi laju motor pakai rem cakram yang diatur ABS kanal ganda. Ban pakai Ceat, bukan Pirelli seperti dalam versi prototipe.

Knalpot kembar boboer menambah daya tarik konsumen terhadap Jawa Perak. Selain itu, jok tunggal dibalut kulit kecokelatan.

Di bagian instrumentasi pakai analog bergaya retro (speedometer dan tangki bahan bakar) dan tampilan digital minimalis di bagian lainnya.

Jawa Perak pakai tangki kapasitas 14 liter dan memiliki ketinggian jok 750 mm, berat 179 kg dan ground clearance 145 mm.

Untuk harga Jawa Perak, konsumen bisa menebus dengan kocek 194.500 rupee atau jika dirupiahkan sekitar Rp37,8 juta. (Indian Auto Blogs)

 

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini