Home
/
Automotive

Motor Sudah, Giliran Mobil Nasional Disiapkan Fasilitas Produksinya

Presiden Prabowo Subianto mengkonfirmasi pengembangan mobil listrik nasional (EV) dengan target produksi massal paling lambat tahun 2028.

Motor Sudah,  Giliran Mobil Nasional  Disiapkan Fasilitas Produksinya

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Presiden Prabowo Subianto mengkonfirmasi pengembangan mobil nasional bertenaga listrik (EV) di Indonesia.
  • Target produksi massal mobil listrik nasional diharapkan paling lambat dimulai pada tahun 2028.
  • Fasilitas pendukung utama akan dibangun di kawasan Purwakarta-Subang, Jawa Barat.
  • Kawasan pengembangan di Subang akan menjadi ekosistem manufaktur terpadu seluas 539 hektare, meliputi pabrik, pusat baterai, R&D, dan pengujian.
Uzone.id - Motor listrik nasional (MoLiNas) sudah kesampaian. Kini giliran mobil nasional. Indonesia tengah mempercepat langkah strategis dalam sektor otomotif nasional dengan rencana besar menghadirkan mobil nasional bertenaga listrik. 

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan konfirmasi mengenai pengembangan kendaraan listrik (EV) tersebut saat meresmikan ekosistem motor listrik nasional yang berlokasi di fasilitas perakitan Alva.



Target Produksi Mobil Listrik Nasional 2028

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti progres pembangunan fasilitas pendukung di kawasan Purwakarta-Subang yang menjadi basis utama produksi masa depan.

Ia menargetkan agar proyek ambisius ini dapat mencapai tahap produksi skala besar paling lambat pada tahun 2028. 

"Tadi saya dijelaskan ada ekosistem yang dibangun untuk mobil listrik kita. Kalau tidak salah, tidak jauh dari sini perjalanan ke Purwakarta-Subang di KM 84 ada kompleks besar kita lagi bangun, mobil listrik Indonesia yang kita berharap paling lambat tahun 2028 sudah produksi besar-besaran" kata Prabowo saat peluncuran Molinas seperti ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden.

Pengembangan Ekosistem Manufaktur EV di Subang

Sebelum pernyataan tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung kawasan pengembangan Proyek Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan melalui media sosial pribadinya, kawasan tersebut dirancang sebagai ekosistem manufaktur yang terpadu dan menyeluruh. 

Fasilitas ini tidak hanya menjadi pabrik perakitan, tetapi juga dilengkapi dengan pusat baterai, sarana penelitian dan pengembangan (R&D), fasilitas pengujian kendaraan, serta integrasi jaringan logistik kereta api yang menunjang mobilitas industri.

Secara keseluruhan, kawasan pengembangan ini direncanakan menempati lahan dengan luas sekitar 539 hektare. 

Area ini akan berfungsi sebagai hub otomotif terintegrasi yang mencakup segala kebutuhan produksi, mulai dari area perkantoran hingga sarana perancangan teknologi mutakhir. 

"Kawasan Mobil Nasional merupakan instalasi strategis yang memiliki nilai penting dalam mendukung penguatan industri nasional, penguasaan teknologi, serta pembangunan ekosistem manufaktur yang terintegrasi" bebernya.



Ia juga menambahkan bahwa proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik secara mandiri.

"Selain itu kehadiran dan operasionalisasi proyek mobil nasional ini di sana juga memberi dampak pada penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik". pungkas Sjafrie.

FAQ Artikel

Apa yang dikonfirmasi oleh Presiden Prabowo Subianto terkait otomotif nasional?

Presiden Prabowo Subianto mengkonfirmasi pengembangan mobil nasional bertenaga listrik (EV) setelah meresmikan ekosistem motor listrik nasional.

Kapan target produksi mobil listrik nasional secara massal?

Target produksi mobil listrik nasional secara massal diharapkan paling lambat dimulai pada tahun 2028.

Di mana lokasi fasilitas utama produksi mobil listrik nasional akan dibangun?

Fasilitas pendukung dan basis produksi utama akan dibangun di kawasan Purwakarta-Subang, Jawa Barat, tepatnya di KM 84.

Apa saja fasilitas yang akan terintegrasi di kawasan pengembangan EV Subang?

Kawasan pengembangan seluas 539 hektare di Subang akan menjadi ekosistem manufaktur terpadu yang mencakup pabrik perakitan, pusat baterai, sarana penelitian dan pengembangan (R&D), fasilitas pengujian kendaraan, serta integrasi jaringan logistik kereta api.

populerRelated Article