icon-category Auto

MPV Misterius Suzuki Dirilis 10 Juni, Ertiga Hybrid?

  • 18 May 2022 WIB
  • Bagikan :
    Suzuki rilis teaser diduga Ertiga Hybrid (Foto: Suzuki)

    Uzone.id - Kehadiran Low Multi Purpose Vehicle atau LMPV Suzuki Ertiga Hybrid sudah semakin dekat. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah memberikan woro-woro dengan merilis teaser atau godaan yang diduga kuat sebagai Ertiga Hybrid di akun Instagram mereka pada Selasa (17/5/2022).

    Teaser memperlihatkan sebuah mobil MPV yang dikamuflase dengan selimut sehingga cuma memperlihatkan lekukan bagian belakang, atap dan bonnet.

    "Rasakan sensasi baru berkendara untuk hari yang lebih baik. Segera datang," tulis Suzuki memberikan keterangan di samping teaser tersebut.

    FOTO: Wujud Suzuki Smart Hybrid Diboyong Ertiga

     
     
     
     
     
    Lihat postingan ini di Instagram
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     

    Sebuah kiriman dibagikan oleh Suzuki Indonesia (@suzuki_id)

    Suzuki juga memberikan keterangan "Untuk Hari yang lebih Baik" dan "10.06.22" pada teaser-nya.

    Suzuki Ertiga kemungkinan diluncurkan pada kode tanggal tersebut, yakni 10 Juni 2022. Sedangkan kode "Untuk Hari yang Lebih Baik" mengerucut pada mesin Smart Hybrid yang lebih ramah lingkungan. 

    Meskipun belum ada informasi lebih jauh soal teaser tersebut, siluet yang terdapat pada teaser sudah jelas MPV yang mengarah pada Ertiga.   

    Mesin Suzuki Smart Hybrid sempat dipamerkan di ajang International Motor Show atau IIMS 2022.

    Cara Kerja Suzuki Smart Hybrid

    Suzuki Smart Hybrid (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Suzuki Smart Hybrid bisa dikatakan sebagai mild hybrid. Teknologi ini mengoptimalkan efisiensi kendaraan dengan mengandalkan dua komponen utama sebagai pendamping mesin pembakaran internal.

    Kedua komponen tersebut yaitu Integrated Stater Generator (ISG) dan Lithium-Ion Battery.

    Secara bersamaan dengan mesin pembakaran internal, penyematan teknologi Suzuki Smart Hybrid akan menambah keunggulan fitur lain seperti Auto Start-Stop, restart yang halus dan senyap setelah auto start-stop aktif, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih responsif, serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan.

    Ketika pengendara melakukan akselerasi, komponen ISG akan memberikan bantuan tenaga kepada mesin bila dibutuhkan untuk meringankan beban pada putaran mesin sehingga pengendara bisa memperoleh tenaga yang diperlukan secara lebih cepat.

    BACA JUGA: Cara Kerja Suzuki Ertiga Smart Hybrid Mirip Yamaha Fazzio

    Saat pengendara harus melakukan perlambatan kecepatan menggunakan rem, fungsi ISG akan mengubah energi kinetik menjadi energi listrik yang kemudian akan disimpan dalam Lithium-Ion Battery.

    Kondisi mobil yang telah berhenti akan mengaktifkan fitur Auto Start-Stop sehingga mesin mobil akan mati secara otomatis untuk menghemat konsumsi bahan bakar, dan dalam saat yang sama seluruh komponen elektrikal yang berada di dalam kabin seperti head unit, instrument cluster, Multi Information Display, power window dan lampu kabin akan tetap berfungsi berkat pasokan listrik dari Lithium-Ion Battery 6Ah,

    Sedangkan Lead Acid Battery 55Ah memasok listrik untuk AC dan lampu ekterior agar tetap aktif sehingga pengendara dan penumpang pun akan tetap merasa nyaman.

    Peran ISG akan kembali bekerja secara halus untuk menyalakan mesin dengan otomatis ketika pengendara melepaskan injakan kaki di pedal rem (untuk mobil bertransmisi otomatis) atau pedal kopling (untuk mobil bertransmisi manual) sehingga mobil dapat kembali digunakan untuk berakselerasi.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini