Mulai 2 Oktober, Wajib Pindah ke Aplikasi Disney+ Versi Baru
Pengguna Disney+ di Indonesia wajib beralih ke aplikasi baru sebelum 2 Oktober 2026, karena aplikasi lama akan dinonaktifkan.

Highlight Artikel
- Mulai 2 Oktober 2026, aplikasi Disney+ lama berbasis Hotstar tidak lagi bisa digunakan di Indonesia; pengguna wajib beralih ke aplikasi Disney+ versi terbaru.
- Perpindahan ini adalah bagian dari migrasi Disney+ dari teknologi Hotstar ke aplikasi Disney+ global yang sudah tersedia sejak awal September 2026.
- Aplikasi baru Disney+ membawa integrasi konten dari Hulu, selain konten dari Disney, Pixar, Marvel, Star Wars, dan National Geographic.
- Meskipun perpindahan cukup sederhana (unduh aplikasi baru dan login), beberapa pengguna mengalami masalah seperti kesulitan login, profil, watchlist, dan riwayat tontonan yang hilang.
Uzone.id — Pengguna platform streaming Disney+ di Indonesia yang masih menggunakan aplikasi versi lama harus mulai beralih. Per 2 Oktober 2026, aplikasi Disney+ lama berbasis Hotstar tidak lagi dapat digunakan untuk menonton di Indonesia, dan pengguna diarahkan untuk menggunakan aplikasi Disney+ versi terbaru.
Sebenarnya, proses perpindahan ini sudah dimulai sejak awal September 2026. Aplikasi Disney+ baru sudah tersedia untuk pengguna Indonesia dan hadir sebagai aplikasi terpisah dari versi lama.
Di Google Play Store Indonesia misalnya, aplikasi baru tersebut tampil dengan keterangan “New App” dan dikembangkan oleh Disney Electronic Content. Sementara aplikasi lama masih tercatat sebagai aplikasi dari The Walt Disney Company.
Dengan pengumuman dan aplikasi baru ini, pengguna bukan sekadar mendapatkan pembaruan tampilan lewat update biasa, tetapi diarahkan untuk berpindah langsung dari aplikasi Disney+ lama ke aplikasi Disney+ baru.
Perubahan aplikasi ini jadi bagian dari transformasi Disney+ yang sudah diumumkan semenjak 2025 lalu. Sebelumnya, Disney+ Hotstar telah berganti nama menjadi Disney+. Gak cuma itu, Disney juga mulai membawa Hulu sebagai brand hiburan umum di dalam Disney+ untuk menggantikan Star.
Selain tampilan yang baru, platform Disney+ yang baru juga sudah menampilkan laman khusus untuk konten-konten dari Hulu. Nantinya, pengguna akan mendapatkan 3 laman khusus, yaitu konten ‘For You’, Disney+ dan juga Hulu.
Gak usah khawatir, konten dari Disney, Pixar, Marvel, Star Wars, National Geographic hingga Hulu tetap menjadi bagian dari layanan tersebut kok.
Buat pengguna yang masih memakai aplikasi lama, perpindahannya cukup sederhana.
Kalian hanya perlu mengunduh aplikasi Disney+ terbaru yang tersedia melalui toko aplikasi di perangkat masing-masing, kemudian masuk menggunakan akun kalian yang sudah terdaftar dengan langganan Disney+.
Setelah berhasil masuk ke aplikasi baru, kalian pun bisa kembali mengakses layanan Disney+ melalui platform tersebut.
Sayangnya, di tengah migrasi dari aplikasi Disney+ lama ke versi baru, beberapa pengguna mengeluhkan proses migrasi yang tidak sepenuhnya mulus.
Sejumlah pengguna melaporkan masalah setelah berpindah ke aplikasi baru, mulai dari kesulitan login di perangkat tertentu hingga profil, watchlist, dan riwayat tontonan yang tidak ikut terbawa.
Hal serupa dialami oleh tim Uzone yang beralih ke Disney+ versi baru, setelah login kembali menggunakan akun Disney+ yang sering digunakan, kami harus melakukan setting ulang pada profil pengguna.
Seluruh profil yang sebelumnya ada di Disney+ hilang seketika, begitupun dengan watchlist yang ikut menghilang. Yang kami rasakan, migrasi aplikasi lama ini terasa seperti mengulang aplikasi dari awal.
Untungnya, untuk paket langganan dan masa langganan tetap berlaku seperti aplikasi lama dan kami tidak mengalami adanya pemutusan akses paket di aplikasi terbaru ini.
Pengguna yang baru akan berpindah disarankan untuk memastikan informasi akun dan langganan yang digunakan sudah benar ketika login ke aplikasi baru. Jika ada hambatan atau paket langganan yang tiba-tiba hilang, segera lakukan pelaporan pada pihak Disney+.
FAQ Artikel
Kapan aplikasi Disney+ lama berbasis Hotstar tidak dapat digunakan lagi di Indonesia?
Aplikasi Disney+ lama berbasis Hotstar tidak akan lagi dapat digunakan untuk menonton di Indonesia setelah tanggal 2 Oktober 2026.
Mengapa Disney+ melakukan perubahan aplikasi di Indonesia?
Perubahan ini adalah bagian dari proses migrasi Disney+ dari aplikasi berbasis teknologi Hotstar ke aplikasi Disney+ global yang terbaru.
Fitur apa saja yang baru di aplikasi Disney+ versi terbaru?
Aplikasi baru menampilkan laman khusus untuk konten-konten dari Hulu, sehingga pengguna akan mendapatkan 3 laman khusus: ‘For You’, Disney+, dan Hulu, di samping konten Disney, Pixar, Marvel, Star Wars, dan National Geographic.
Bagaimana cara berpindah dari aplikasi Disney+ lama ke aplikasi baru?
Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi Disney+ terbaru di perangkat masing-masing, kemudian masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar dengan langganan Disney+.
Apakah ada kendala yang mungkin dihadapi saat migrasi ke aplikasi Disney+ baru?
Beberapa pengguna melaporkan masalah seperti kesulitan login, profil, watchlist, dan riwayat tontonan yang tidak ikut terbawa. Namun, paket langganan dan masa langganan tetap berlaku.
Vina Insyani
Jurnalis

