
Rabu (7/6), Badan Antariksa Amerika Serikat alias NASA resmi mengumumkan tambahan tenaga 12 astronot baru untuk misi-misi luar angkasa selanjutnya. Mereka diperkenalkan dalam acarar spesial yang diselenggarakan di Johnson Space Centere milik NASA di Houston, AS.
Astronot baru kelas 2017 ini terdiri dari lima perempuan dan tujuh laki-laki dari beragam latar belakang, mulai dari komandan Angkatan Udara AS hingga teknisi riset samudera. Salah satunya bahkan mantan teknisi SpaceX.
Ada beberapa perwakilan dari negara bagian Texas yang datang ke acara ini, juga Wakil Presiden Mike Pence, yang memberikan pidato seputar masa depan badan antariksa tersebut. Pence tidak bicara secara detail tapi mengatakan Presiden Trump berkomitmen untuk misi luar angkasa NASA dan "Amerika akan memimpin lagi misi luar angkasa".
Dalam pidato itu, Pence jugaenyebut pemerintah akan menghidupkan kembali National Space Council, sebuah kelompok eksekutif yang ditujukan untuk memberikan panduan tentang kebijakan luaar angkasa AS.
Sebelumnya, kelompok ini pernah eksis di tahun 60an dan 70an, hingga akhirnya dibubarkan pada 1993. Pada Maret lalu, Pence memang sudah mengonfirmasi jika National Space Council akan dibangkitkan kembali lewat perintah eksekutif yang sudah disiapkan.