
Nova Launcher (Foto: Android Police)
Uzone.id - Kalian masih ingat Nova Launcher? Launcher legendaris bagi para pencinta Android yang hobi ngoprek tampilan smartphone Android-nya biar mirip Google Pixel, iPhone, dan lainnya. Kalau kalian salah satu penggunanya, ada kabar yang kurang mengenakkan.
Kevin Barry, sosok pendiri sekaligus developer asli di balik launcher ini, resmi angkat kaki. Keputusannya ini membuat nasib launcher tersebut kian tak menentu, terutama setelah diakuisisi oleh perusahaan analitik Branch pada 2022 silam.Selama bertahun-tahun, Nova Launcher seakan jadi aplikasi wajib buat para ‘pengoprek Android’. Launcher ini dikenal kencang, cocok buat smartphone dengan spesifikasi ‘kentang’. Opsi kustomisasinya juga seabrek, dan rutin mendapat pembaruan. Tapi akuisisi oleh Branch itulah yang ternyata menjadi awal dari semua masalah ini.
Waktu itu, Branch sempat menenangkan komunitas Nova Launcher dengan berbagai janji, termasuk soal potensi Nova menjadi open-source. Namun kenyataannya malah lebih pahit, Kevin secara blak-blakan menceritakan situasinya sebelum hengkang.
“Saya pendiri dan pengembang asli Nova Launcher. Saya satu-satunya yang mengerjakan Nova selama setahun terakhir. Saya perlu memberi tahu Anda bahwa saya telah meninggalkan Branch dan tidak lagi terlibat dengan Nova Launcher,” katanya, lewat situs TeslaCoil Apps, dikutip pada Senin (8/9).
Ia mengaku telah berbulan-bulan menyiapkan perilisan Nova sebagai proyek open-source, sesuai dengan janji publik yang pernah dibuat oleh pimpinan Branch saat proses akuisisi.
Pekerjaan tersebut, kata Kevin, meliputi pembersihan basis kode, peninjauan lisensi, penghapusan atau penggantian kode proprietary, dan koordinasi dengan tim hukum untuk memastikan rilis yang tepat. Sayangnya, upaya tersebut justru dihentikan sepihak.
“Namun akhirnya saya diminta untuk berhenti mengerjakan Nova Launcher dan upaya open-sourcing tersebut,” ungkap Kevin.
Keluarnya Kevin dari Nova Launcher, mungkin jadi akhir bagi salah satu launcher populer di Android tersebut. Aplikasinya memang masih berfungsi normal, setidaknya sampai saat ini. Tapi, kecil kemungkinan bakal ada fitur baru atau pembaruan lagi.
Mungkin saja, seiring Google merilis versi Android yang lebih baru, cepat atau lambat launcher ini akan mulai bermasalah.
"Nova Launcher adalah proyek yang luar biasa dan memiliki komunitas yang luar biasa. Saya berterima kasih atas dukungan, umpan balik, dan antusiasme selama bertahun-tahun,” pungkas Kevin.