Gadget

Ngeri, Seorang Model Jadi Korban Stalking Gara-gara AirTag

  • 10 January 2022
  • Bagikan :
    Ngeri, Seorang Model Jadi Korban <i>Stalking</i> Gara-gara AirTag Foto: Daniel Romero/Unsplash

    Uzone.id - Apple menghadirkan perangkat kecil AirTag untuk memudahkan pengguna melacak barang yang sering hilang, seperti dompet, kunci dan lainnya.

    Sayangnya, meski dirancang untuk memberikan kemudahan, sama seperti perangkat lainnya, AirTag bisa dijadikan sebagai alat ‘negatif’ yang mampu memberi mimpi buruk pada orang lain.

    Kejadian tidak mengenakkan akibat penyalahgunaan AirTag menimpa seorang model bernama Brooks Nader. Model yang tinggal di New York tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah dilacak dan dikuntit orang tak dikenal gara-gara sebuah AirTag yang diselipkan pada mantelnya.

    Nader menceritakan pengalaman mengerikan tersebut pada 800 ribu followersnya di Instagram sebagai peringatan agar tetap berhati-hati.

    Dikutip dari CBS News, Senin (10/01), Nader menerima notifikasi diponselnya berisi peringatan bahwa lokasinya telah dilacak setelah meninggalkan sebuah bar di daerah Tribeca, New York.

    Baca juga: Waduh, AirTag Bisa Jadi Alat Hacker Curi Akun Apple?

    Kejadian tersebut bermula saat Nader menunggu temannya di sebuah restoran bar yang cukup ramai pengunjung. Ia kemudian menyampirkan mantelnya di belakang kursi yang mana mantel tersebut disisipi perangkat AirTag oleh orang tak dikenal.

    Kemudian, pada jam 11:30 malam, saat ia hendak pulang menuju rumahnya, ia mendapat peringatan, “seseorang telah melacak Anda dan sudah cukup lama.”

    “Ternyata, itu adalah AirTag, benda bulat kecil berwarna putih yang dibuat Apple,” katanya. “Saya tidak tahu bahwa perangkat ini ada (dalam mantelnya).”

    Dalam keterangan lain, model tersebut telah dilacak dan dikuntit oleh orang tak bertanggung jawab selama 5 jam.

    Baca juga:  Berkat AirTag, Pria Ini Dapatkan Skuternya yang Dicuri

    Pengalaman mengerikan ini dibagikan Nader dalam akun Instagram @si_swimsuit sebagai peringatan bagi semua orang, khususnya perempuan agar berhati-hati dan sering memeriksa barang-barang mereka ketika mengunjungi tempat-tempat umum.

     
     
     
     
     
    View this post on Instagram
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     

    A post shared by Sports Illustrated Swimsuit (@si_swimsuit)

    Ini bukan kali pertama AirTag digunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan pengguna lain, contoh saja beberapa kasus pencurian mobil mewah yang ditempeli AirTag untuk dilacak lalu kemudian dicuri. 

    Kasus stalking menggunakan perangkat ini juga membuat Apple membuat fitur anti-stalking untuk menghindari kejadian serupa.

    Dalam keterangannya, Apple mengatakan bahwa mereka “menanggapi keselamatan konsumennya secara serius dan berkomitmen terhadap privasi dan keamanan AirTag.”

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini