icon-category Film

Nggak Harus Nonton, Kamu Bisa Mendeteksi Film Berkualitas Jelek Lewat 7 Hal Ini

  • 28 Sep 2018 WIB
Bagikan :

Seumur hidup, kamu pasti pernah merasa dikecewakan sama film. Kamu udah berekspektasi tinggi banget ehh pas udah rilis dan nonton ternyata semua jauh dari harapan. Kamu ngerasa uang, waktu, dan energi yang kamu keluarkan buat antre sia-sia. Kamu tentu nggak mau hal itu terjadi lagi.

Ya kan? Tenang aja. Sebenernya ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan kode bahwa sebuah film tuh kualitasnya kurang. Berikut ini adalah beberapa tanda itu. 

1 Merupakan adaptasi dari video game.

Merupakan adaptasi dari video game.

Video game dan film adalah dua hal yang harusnya dinikmati dengan cara yang beda. Dalam video game, kamu adalah orang yang aktif dan itu yang bikin hal ini jadi menyenangkan. Kebalikannya, film dinikmati dengan duduk dan diam. Itulah alasan kenapa mengkombinasikan dua hal itu jadi sesuatu yang enggak banget. Sering kali saat dikemas dalam film, cerita dari video game diubah dan jadi nggak seru. 

2 Campur tangan pihak studio.

Campur tangan pihak studio.

Sutradara harusnya punya kebebasan buat bikin film sesuai dengan keinginannya. Kalo sampai pihak studio ikut campur terlalu banyak, itu adalah tanda yang buruk. Kenapa? Campur tangan ini biasanya bakal berujung sama profit. Bisa aja ada kemungkinan pihak studio mau bikin sequel atau semacamnya sehingga ceritanya dibikin lebih muter dari yang seharusnya. Padahal belum tentu ini sesuai dengan visi seorang sutradara.

3 Iklan yang terlalu agresif.

Iklan yang terlalu agresif.

Ada logika yang sangat sederhana. Kalo film itu emang bagus, pihak pembuat nggak harus khawatir soal jumlah penonton. Mereka nggak perlu ngeluarin banyak bujet untuk memasarkan filmnya. Kebalikannya nih, seandainya kualitas film itu emang kurang atau bahkan enggak banget, pasti pihak studio bakal melakukan distribusi iklan yang super gencar.

4 Pemilihan cast filmnya amburadul.

Pemilihan cast filmnya amburadul.

Kalo ada sebuah film yang dibintangi oleh seseorang yang udah dilupakan, atau semua pemainnya pernah bermain di film yang gagal secara pendapatan, ada kode keras bahwa film ini bakal punya kualitas yang sebelas-duabelas sama yang sebelumnya. 

5 Filmnya merupakan sekuel dari film horor.

Filmnya merupakan sekuel dari film horor.

Biasanya film horor pertama bakal serem, tapi begitu udah ada yang kedua, ketiga, dan seterusnya pasti bakal nggak seru lagi. Entah ceritanya terlalu ngawur dan aneh, atau penambahan alur yang jadi nggak aktual dan ngurangi kesan seremnya. 

6 Hasil 'remake' dari film yang fenomenal.

Hasil 'remake' dari film yang fenomenal.

Ada beberapa film fenomenal yang coba dibuat ulang dengan teknologi yang lebih canggih. Harapannya sih bakal meraup lebih banyak penonton, tapi nggak semuanya bisa berjalan semulus itu. Film yang pertama dan yang asli pasti tetep bakal lebih ngena dan membekas. Hasil remake malah biasanya mengecewakan atau terlalu biasa aja. 

7 Filmnya mengalami penundaan tanggal rilis beberapa kali.

Filmnya mengalami penundaan tanggal rilis beberapa kali.

Kalo ada film yang terus-terusan ditunda tanggal rilisnya, itu adalah tanda bahwa ada sesuatu yang nggak beres. Mungkin aja tanggal rilisnya diundur karena takut kalah saing sama film lain yang dirilis di waktu yang hampir bersamaan, atau bisa juga karena ada masalah dalam proses produksi yang membuat proses syutingnya terlambat.Itu adalah beberapa tanda paling mencolok yang sedikit banyak bisa membantu kamu buat menentukan apakah kamu bakal nonton film tertentu atau enggak. Gunakan pertimbangan itu daripada ntar nyesel di belakang.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Tags : Film Jelek Sekuel Horor 

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini