icon-category Digilife

Oknum Kuras Rekening Bank Ilham Bintang, Modusnya Gak Nyangka Deh

  • 19 Jan 2020 WIB
  • Bagikan :

    Ilham Bintang (Foto: Facebook / Ilham Bintang)

    Uzone.id - Wartawan senior dan pengusaha media Ilham Bintang (64) mendapat musibah setelah kartu SIM Indosat miliknya dibajak oleh oknum pria yang wajahnya berhasil ditangkap CCTV.

    Ilham menguraikan kronologi bagaimana oknum bisa mendapatkan nomor SIM Indosat ketika dirinya terbang ke Sydney, Australia.

    Ayah tiga anak ini sengaja menceritakan pengalaman pahitnya di Facebook pada Rabu (15/1/2020) agar pengguna jaringan telepon selular dan nasabah bank, khususnya pengguna internet banking bisa mendapat pelajaran berharga.

    Baca juga: CEO Snapchat Jual Saham Perusahaan Rp682 M, Ada Apa Nih?

    “Jumat ( 3/1/2020) pukul 21.02 WIB seseorang datang ke gerai Indosat di Bintaro Jaya XChange. Dia — entah siapa — mengaku Ilham Bintang, minta ganti simcard, nomer : 0816806656. Permintaan itu dipenuhi. Di bandara Sydney, Sabtu (4/1/2020) sekitar pukul 06.00 layar di ponsel Indosat saya muncul tulisan “sos. Saya sudah lima hari di Sydney. Pagi itu saya bertolak menuju Melbourne.

    Aneh. Padahal, saya sudah membeli paket Roaming untuk digunakan di Australia sejak tiba di Sydney (30/12/ 2019) pagi.

    Akibat yang timbul sejak penukaran kartu itu, luar biasa besar. Rekening saya di Commonwealth Bank dibobol, sampai untuk menarik uang bilangan kecil saja pun tidak bisa lagi. Di Kartu Kredit BNI saya ada transaksi yang tidak saya lakukan kurun 4,5,dan 6 Januari.

    Semua itu baru saya ketahui Senin (6/1/2020) siang waktu Melbourne. Pihak Commonwealth Bank mengkonfirmasi pembobolan itu. Bahkan saya dikirimi data Sabtu - Minggu : pencuri menguras saldo saya dengan cara mentransfer ke hampir seratus rekening. Tidak masuk akal sama sekali. Menunjukkan betapa lemahnya pengawasan bank asing ini : hasil curian leluasa dilayani transfernya seperti membayar cara pay roll gaji karyawan. Saya protes ke pihak Commbank.

    Baca juga: Induk Usaha Google, Alphabet Tembus Valuasi US$1 Triliun

    Bersamaan siang itu saya minta staf di kantor Jakarta menelusuri ke kantor Indosat. Saya sempat bicara dengan petugas di sana. Dia mengatakan SIM Card saya rusak, dan untuk penggantiannya pemilik simcard harus datang sendiri,” beber Ilham Bintang.

    Dia lalu menghubungi petinggi Indosat. Lima jam kemudian, Ilham dihubungi Shavira selaku VIP Customer Care Indosat lewat aplikasi pesan WhatsApp. Dua hari kemudian, Shavira mengirim surat resmi kepada Ilham Bintang.

    “Benar, terjadi penggantian simcard 3 Januari pukul 21.02 di Gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange. Dalam percakapan telpon, dia menyebutkan ada yang datang ke gerainya mengaku Ilham Bintang,” lanjut dia.

    Namun, kata Ilham Bintang, tidak dijelaskan seperti apa mekanisme verifikasi dan validasi penggantian sim card di Indosat. Padahal, nomor sim card Indosat miliknya sudah dipakai sejak tahun 1994.

    “Yang saya mau ceritakan pengalaman tadi di Telkomsel. Sekitar satu jam saya mengikuti proses verifikasi dan validasi oleh petugas bernama Agung. Sangat ketat. Minta KTP saya, lalu dia cocokkan itu dengan data di komputernya.

    Itu proses verifikasi. Cocok. Kemudian dia lanjutkan dengan proses validasi. Dia minta tiga nomer yang biasa saya berhubungan di simcard Telkomsel. Lulus. Kini validasi ketiga. Dia minta saya menyebutkan nama Ibu kandung. Tentu lulus. Saya lalu diminta menandatangani formulir. Selesai.

    Saya perhatikan sekeliling kantornya. Ada beberapa CCTV. Menghadap masuk, ada juga yang menghadap ruang tunggu tamu dan pelanggan yang berurusan dengan petugas.

    Apakah seperti itu yang dilakukan petugas Indosat ketika Jumat (3/1) malam menerima pelanggan yang mengaku Ilham Bintang, dan kemudian meluluskannya mengganti simcard?,” kata Ilham Bintang.

    Ilham sempat meminta Shavira agar menunjukkan rekaman CCTV di gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange. Dia sudah minta sejak tanggal 7 Januari, namun sampai dia tiba di Tanah Air pada Selasa ( 14/1) malam, belum ada jawaban yang kongkrit.

    “Saya share pengalaman ini agar sahabat FB semuanya berhati-hati, meningkatkan kewaspadaan terhadap lemahnya perlindungan pelanggan jaringan telepon selular dan nasabah perbankan,” serunya.

    Kemudian, pada Jumat (17/1), Ilham Bintang kembali memuat postingan baru yang memperlihatkan screenshot rekaman CCTV di mana oknum pria yang usianya sekitar separuh baya duduk di depan petugas Indosat.

    "Rangkaian gambar sosok yang meminta sim card handphone saya : 0816806656, menurut CCTV di gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange, Jumat (3/1) pukul 21.02 WIB," jelasnya.

    Menurutnya, dalam CCTV proses mendapatkan kartu itu hanya sekitar 7 menit. Dimulai pukul 20.54 WIB, lalu  selesai pukul 21.02. WIB. Tidak tampak ada proses verifikasi sebagaimana lazimnya.

    "Malah, menurut pihak Indosat, petugasnya pun lupa memfotocopy KTP oknum itu. Akibat dari kejadian itu luar biasa," sesalnya.

    Rekening Commonwealth Bank milik Ilham pun dikuras habis. Ada 98 transaksi, beberapa transaksi di Kartu Kredit BNI, Citibank, dan BCA.

    "Adakah sahabat mengenali sosok ini? Ada saran dan pendapat Anda?," tutup Ilham Bintang.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini