
-
Jamur bisa tumbuh di mana saja, termasuk dalam rongga mulut. Infeksi jamur di mulut ini memang bukan penyakit yang mengancam nyawa, tapi tentu bisa bikin Anda tidak nyaman. Kondisi infeksi jamur di mulut biasanya disebut dengan oral thrush. Lalu, apa saja gejala yang harus diperhatikan dari gangguan ini?
Oral thrush adalah kondisi ketika jamur menginfeksi bagian dalam mulut dan lidah. Oral trush disebut juga dengan kandidiasis oral, atau kandidiasis ororfaring.
Jamur yang menyebabkan infeksi dalam rongga mulut adalah jamur Candida albicans. Sebenarnya, jamur jenis tersebut memang tumbuh alami di dalam mulut, tapi dalam jumlah yang sedikit sehingga tidak menimbulkan gangguan apapun.
Akan tetapi ketika jamur sudah mulai tumbuh tidak terkendali, infeksi akan muncul di dalam mulut. Kondisi oral trush ini paling sering menyerang bayi atau balita. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa dewasa juga bisa mengalami kasus ini.
Jamur C.albicans ini akan menimbulkan munculnya benjolan putih seringnya di bagian pipi dalam dan di bagian lidah.
Pada awalnya, infeksi jamur di mulut ini tidak menimbulkan gejala atau memberikan tanda apapun. Namun seiring berjalannya waktu dan jamur semakin banyak yang menumpuk, maka mulai timbul beberapa gejala dan tanda yang bisa Anda lihat dan rasakan:
Oral thrush pada orang dewasa umumnya lebih tebal, berwarna putih atau bisa berwarna krem. Tonjolan tersebut bisa berdarah jika tergores atau tergesek sesuatu. Bagian bercak-bercak ini bisa menempel di tonsil, lidah, uvula, pipi bagian dalam, gusi, langit-langit mulut.
Infeksi jamur di mulut bayi biasanya juga akan membuat si kecil rewel, mudah marah, dan menolak untuk menyusu. Ibu harus memerhatikan kondisi ini pada sang bayi, pasalnya infeksi jamur ini akan menular ketika menyusui.
Jika menular pada payudara ibu, gejala yang akan timbul seperti:
Dokter biasanya akan mengobati infeksi jamur di mulut ini dengan obat seperti nystatin dan miconazole dalam bentuk gel atau bentuk tetes. Bisa juga Anda diberikan obat pelega tenggorokan atau larutan untuk mencuci rongga mulut yang dapat ditelan.
Obat minum atau obat yang diberikan melalui suntikan hanya diberikan pada pasien dengan kasus tertentu. Misalnya memiliki daya tahan tubuh yang sangat lemah.
Jika perawatan seperti itu tidak berhasil, pilihan terakhir biasanya diberikan obat amphotericin B. Obat ini hanya diberikan hanya sebagai upaya terakhir karena bisa memberikan efek samping yang negatif.
Selain dengan obat, sebaiknya lakukan juga perawatan rumahan untuk mencegahnya jadi semakin parah. Dengan cara:
Sementara itu, Anda juga bisa mencegah infeksi jamur mulut pada si kecil, dengan:
The post Oral Thrush, Infeksi Jamur di Mulut yang Bisa Menyerang Bayi dan Orang Dewasa appeared first on Hello Sehat.