
Tiga tahun Presiden Joko Widodo memimpin Indonesia, aktor senior Ozy Syahputra menganggap seni dan budaya belum jadi ranah yang diperhatikan pemerintah. Padahal, menurutnya industri kreatif tak bisa dianggap remeh dalam menopang ekonomi Indonesia.
Ozy menilai pemerintah tak peduli terhadap para seniman yang sudah memajukan industri kreatif. Buktinya, menurut pemeran ikonis Si Manis Jembatan Ancol itu, banyak seniman yang hidupnya diabaikan pemerintah.
"Saya melihat artis-artis yang mudanya berjaya banget, tuanya aduh, gitu," kata Ozy saat berbincang dengan CNNIndonesia.com di sela-sela waktu syuting beberapa waktu lalu.
"Beda sama olahragawan, mereka dapat ini itu dari pemerintah. Kami kan seniman enggak karena kan kami harus mandiri," tutur pemeran Si Toloy Bocah Sakti itu.
Ozy melihat pemerintah tak serius memberikan apresiasi bagi para seniman. Aktor yang juga penyanyi dangdut itu mencontohkan negara-negara lain yang lebih perhatian kepada pelaku seni.
"Beda sama Malaysia, seperti Siti Nurhaliza bergelar datuk atau di Inggris Elton John dapat gelar Sir. Indonesia mana ada, enggak ada yang peduli," ujar Ozy.
Siti Nurhaliza dianugerahi gelar kebesaran dari Sultan Pahang dan Sultan Perak karena dianggap berjasa bagi kerajaan. Begitu pula dengan Sheilla Majid. Penyanyi Indonesia, Rossa bahkan juga mendapat gelar serupa dari Sultan Pahang.
Di Inggris, Elthon John menerima gelar Sir langsung dari Ratu Elizabeth II.
Ozy sebenarnya memahami perhatian pemerintah yang terbagi kepada banyak hal. Namun, ia menganggap seniman tetap perlu mendapat perhatian khusus. Dia berharap agar pemerintah bisa lebih peduli kepada pelaku seni.
Lihat juga:Justin Bieber Ngebet Asuh Anak Kylie Jenner |
"Saya enggak mengharapkan dari Pak Jokowi karena sudah 1000 macam yang dipikirkan. Cuma beri kami fasilitas, soalnya gedung kesenian juga sudah jelek banget. Harapan saya, pikirlah tentang seniman Indonesia. Kalau bisa di masa tuanya ada seperti tunjangan buat mereka. Padahal, suatu karya bangsa enggak terlepas dari seniman," kata Ozy.