
Uzone.id - Kondisi pasar motor baru di tanah air memang masih belum stabil sepanjang tahun 2026 ini, tak terkecuali pada periode Mei kemarin.
Data terbaru dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), menunjukkan bahwa distribusi kendaraan roda dua dari pabrik ke diler (wholesales) hanya tercatat sebanyak 479.388 unit.Angka tersebut terkoreksi cukup dalam sebesar 7,9 persen jika dibandingkan dengan capaian pada April 2026. Mengingat wholesales sepeda motor pada saat itu menorehkan angka 520.972 unit.
Tak hanya itu, jika kita membandingkannya dengan periode Mei 2025 yang mencatatkan wholesales sebesar 505.350 unit, distribusi kendaraan roda dua anyar ini tercatat merosot hingga 5,1 persen.
Situasi ini tentu menjadi sorotan banyak pihak, mengingat industri otomotif tanah air saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah.
Secara makro, kondisi ekonomi Indonesia dan global memang sedang terguncang. Ditambah lagi dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang bahkan sempat menyentuh level Rp 18 ribu.
Sentimen ini pun akhirnya memengaruhi daya beli masyarakat, di mana mereka cenderung lebih memilih menahan uang daripada harus belanja motor baru dalam waktu dekat.
Praktis, pasar motor baru di Indonesia kini harus bekerja ekstra keras agar bisa bangkit dan kembali bergairah di sisa tahun 2026.
Secara total, wholesales sepanjang tahun 2026 ini sudah mencapai 2.614.451 unit. Angka ini masih menunjukkan tren yang positif jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.
Pada periode yang sama di tahun 2025, wholesales sepeda motor dari Januari sampai Mei mencatatkan angka 2.595.303. Artinya masih surplus yang sangat tipis yakni sekitar 0,73 persen.
Perlu diketahui, penjualan sepeda motor bukan pertama kalinya mengalami penurunan secara month-to-month di tahun 2026 ini.
Sebelumnya juga terjadi penurunan penjualan di bulan Maret 2026 karena adanya periode libur lebaran.
Namun Sigit Kumala selaku Ketua Bidang Komersial AISI mengatakan sebelumnya kalau pihaknya masih cukup percaya diri dengan target penjualan motor di tahun ini.
"Prediksi di tahun 2026 ini kan 6,4 sampai 6,7 juta unit, sejauh ini masih cukup positif. Prediksinya pasar sepeda motor di Indonesia masih cukup stabil," ujar Sigit