
-
Avengers: Infinity War tidak berhasil mempertahankan rekor pekan pertamanya. Saat baru dirilis akhir pekan lalu di Amerika, film yang menggabungkan lebih dari 20 pahlawan super Marvel itu langsung menjadi film dengan penghasilan debut tertinggi sepanjang sejarah.
Avengers: Infinity War tercatat menghasilkan US$650 juta atau lebih dari Rp8,9 triliun dari pasar global di akhir pekan debutnya. Itu belum termasuk dari China yang merupakan pasar film terbesar kedua dunia. Dalam 11 hari penghasilannya pun menembus US$1 miliar.
Namun di pekan keduanya, Avengers: Infinity War tak lagi menjadi film dengan penghasilan terbesar di domestik Amerika Utara. Garapan Anthony dan Joe Russo itu masih belum bisa mengalahkan pendapatan pemegang rekor sebelumnya, Star Wars: The Force Awakens (2015).
Posisi keempat diisi I Feel Pretty dengan penghasilan US$4,9 juta sementara Rampage masih bercokol di posisi kelima dengan penghasilan kotor US$4,6 juta di pekan keempatnya.
Angka fantastis Avengers: Infinity War bukan hanya membuatnya unggul di box office domestik. Meski bukan yang tertinggi pada pekan kedua sepanjang sejarah, film ke-19 Marvel Cinematic Universe itu juga masih mendominasi box office internasional.
Film itu mengantongi US$162,6 juta dari 54 teritori.
Mengutip Variety, ditambah US$112,5 juta penghasilan di domestik, pundi-pundi Infinity War menjadi US$275,1 juta pekan ini. Ditambah penghasilan dari pekan lalu, film itu telah mengantongi US$450,8 juta secara domestik dan US$713,3 juta dari internasional. China belum terhitung karena ia baru akan tayang di Negeri Tirai Bambu pada 11 Mei mendatang.
China sekaligus akan menjadi teritori internasional terakhir Avengers: Infinity War dirilis.