
-
Persija Jakarta 2018 akan sama dengan Persija-persija sebelumnya yang hanya meramaikan liga seandainya tidak memiliki pemain-pemain anyar yang datang pada awal musim Liga 1 tahun ini.
Seperti pada umumnya klub-klub yang hendak mengarungi musim baru, Persija pada akhir 2017 hingga awal 2018 mencari pemain-pemain yang sekiranya cocok dengan visi dan misi bermain sang pelatih.
Tidak sedikit nama masuk dalam daftar uji coba. Hingga akhirnya Jaimerson, Simic dan Riko resmi terdaftar menjadi rekan dari Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanusa, Andritany Ardhiyasa, dan Ramdani Lestaluhu.
|
Jaimerson memiliki kontribusi dalam keberhasilan Persija meraih gelar Liga 1 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
|
Simic melakukan tugas dengan baik sebagai ujung tombak. Tanpa Simic, Persija bisa jadi kehilangan taring karena tidak ada pemain lain yang mampu mencetak jumlah gol hingga double digit. Jaimerson yang merupakan pencetak gol terbanyak kedua Persija hanya melesakkan tujuh gol. Kemampuan pemain Brasil itu membobol gawang lawan juga menjadi nilai plus selain dapat menggalang pertahanan yang solid bersama Maman Abdurrahman atau Gunawan Dwi Cahyo.
|
Marko Simic didatangkan Persija dari klub Malaysia, Melaka United, pada akhir 2017. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
|
Dari statistik tersebut kemampuan bertahan skuat Persija dapat dikatakan cukup baik dan tentu ada peran serta Jaimerson yang menjadi bek tengah sebagai salah satu pemberi komando.
Berbeda dengan jumlah gol Simic dan kekuatan Jaimerson, Riko hadir dengan assist dan aksi individu atau kerja sama di lini tengah serta sayap yang kerap menjadi pemecah kebuntuan Persija dalam membongkar pertahanan lawan. Sembilan umpannya yang menjadi gol, membuat Riko kini berada di peringkat kedua dalam urusan umpan matang di Liga 1 2018, hanya kalah dari Rizky Rizaldi Pora yang sudah memberi 10 assist di Barito Putera.
|
Riko Simanjuntak membela Persija di Piala AFC 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
|
Shahar Ginanjar, Michael Orah, dan Renan Da Silva yang direkrut pada pertengahan musim menjadi jawaban bagi kedalaman tim yang dibutuhkan Stefano Cugurra. Peran Shahar terlihat jelas ketika mantan kiper Persib Bandung itu menjadi deputi Andritany yang harus bolak-balik ke Timnas Indonesia.
Keberadaan pemain-pemain baru yang menjadi nyawa tim menandai Persija berhasil memanfaatkan bursa transfer jual beli pemain dengan baik. Mereka melakukan belanja pemain yang tepat dan efektif untuk mendongkrak performa tim dan mewujudkan tim tak hanya bernama besar, tetapi juga benar-benar menjadi juara.