Home
/
News

Pemerintah Tolak Usulan Menghapus Ujian Nasional

Pemerintah Tolak Usulan Menghapus Ujian Nasional
Trisno Heriyanto07 December 2016
Bagikan :
Arah –

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah menolak atau tidak menyetujui usulan moratorium Ujian Nasional (UN).

"Usulan moratorium itu tidak disetujui tapi diminta kaji ulang," kata Wapres di Jakarta, Rabu menanggapi hasil sidang paripurna terkait UN.

Wapres menjelaskan, penolakan tersebut dengan alasan UN masih dibutuhkan sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan termasuk pemerataan pendidikan.

"Tanpa UN bagaimana kita bisa mendorong pendidikan dan apa acuannya antar daerah," kata Wapres di Istana Wapres.

Menurut dia, UN perlu dievaluasi dan menjadi pembanding dengan negara lain karena hampir semua negara di Asia menerapkan sistem UN seperti China, Korea dan India.

"Jadi usulan tadi tidak diterima tapi dikaji lebih dalam lagi untuk memperbaiki mutunya," tambah Wapres dikutip antara.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengusulkan tiga opsi terkait UN, yakni penghapusan UN dari sistem pendidikan, penghentian sementara UN mulai 2017, atau tetap menjalankan UN dengan teknis pelaksanaan diserahkan kepada daerah.

 

Khusus untuk opsi ketiga, UN untuk tingkat SMA dan sederajat diusulkan ditangani oleh pemerintah provinsi, sedangkan tingkat SD dan SMP dan sederajat ditangani pemerintah kabupaten/kota.

Namun, ketiga opsi yang ditawarkan Mendikbud kepada Presiden Joko Widodo tersebut masih harus dibahas dalam rapat kabinet terbatas, sebelum diputuskan pemerintah.

"Sudah tuntas kajiannya, dan kami rencana (UN) dimoratorium. Sudah diajukan ke Presiden dan menunggu persetujuan Presiden," kata Muhadjir.

Mendikbud beralasan moratorium UN karena saat ini UN berfungsi untuk pemetaan dan tidak menentukan kelulusan peserta didik. Kemendikbud ingin mengembalikan evaluasi pembelajaran siswa menjadi hak dan wewenang guru, baik secara pribadi maupun kolektif.

Berita Terkait:
Penghapusan UN Masih Tunggu Jawaban Presiden
Wapres : Ahok akan Diproses Hukum Cepat dan Tegas
Negara Ini Mencontek Akan Dihukum Penjara
Wapres JK Salat Bersama 150 Ribu Jamaah
Ini Tanggapan Jk Soal Komentar Trump Terkait Muslim
FOTO: Semangat Mandiri, Siswa Berkebutuhan Khusus
populerRelated Article