icon-category Startup

Pemuda Digital: Alfatih Timur, Ajak Masyarakat ‘Patungan’ Berbuat Baik

  • 28 Oct 2021 WIB
  • Bagikan :

    Foto: dok. Kitabisa.com

    Uzone.id -- Berbicara soal Hari Sumpah Pemuda yang kebetulan jatuh pada hari ini, Kamis (28/10), rasanya selalu penuh energi kuat dan positif ketika digunakan untuk membicarakan apa saja yang sudah dicapai oleh sosok-sosok muda di Indonesia. Alfatih Timur pun salah satunya.

    Akrab disapa Timmy, Alfatih dikenal sebagai salah satu pendiri Kitabisa.com, startup digital yang hadir sebagai platform online penggerak perubahan sosial ekonomi masyarakat melalui urun dana (crowdfunding). Singkatnya, para pengguna dapat ramai-ramai ‘patungan’ agar sebuah proyek atau misi sosial dapat terwujud.

    Lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, 27 Desember 1990, Alfatih selain menjadi co-founder, dirinya juga menjabat sebagai CEO di Kitabisa. Ia pun lebih suka menamakan perannya sebagai social entrepreneur, karena tak hanya pengusaha yang hanya fokus mengejar materi, namun peran ini akan setia pada misi. 

    Setelah lulus SMA, Alfatih mengemban pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Semenjak kuliah, Alfatih mengaku aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Bahkan ia pernah menjabat posisi Ketua Departemen Kemahasiswaan BEM FE UI dan BEM UI.

    Baca juga: Instagram Bakal Punya Fitur Donasi

    Lulus dari bangku kuliah, Alfatih seakan langsung tahu apa yang akan ia lakukan selanjutnya, yakni social entrepreneur. Kala itu, ia tak serta-merta mendirikan Kitabisa, melainkan menimba bimbingan dan arahan terlebih dahulu dari Rhenald Kasali.

    Rhenald Kasali yang namanya begitu mentereng sebagai pebisnis dan akademisi nyatanya dosen Alfatih sewaktu kuliah. 

    Selain meminta bimbingan, Alfatih sempat menjadi manajer proyek di Rumah Perubahan dari 2012 sampai 2015, yang tak lain dan tak bukan adalah badan konsultasi dan pelatihan milih Rhenald Kasali sendiri.

    Di tengah perannya di Rumah Perubahan, Alfatih kemudian mencoba mendirikan Kitabisa.com pada 6 Juni 2013. Alfatih mengaku, kebiasaannya berselancar di internet membuatnya tergugah dan terinspirasi saat menemukan aksi crowdfunding di berbagai negara -- betapa kuat dampaknya ketika banyak orang berkumpul untuk sebuah misi yang sama.

    Alfatih mendirikan Kitabisa bersama Vikra Ijas yang sampai sekarang menduduki peran Chief Product Officer. 

    Baca juga: Maudy Ayunda Investasi di Startup Jualan Sayur, Segari

    Sejak berdiri, Kitabisa kerap menjadi tujuan utama ketika masyarakat di Indonesia ingin menggalang dana untuk aksi sosial agar lebih banyak orang berpartisipasi secara praktis, yakni mendonasikan uang sesuai proyek atau misi yang dibuat tersebut.

    Jika melihat dari berbagai sumber, Kitabisa mencatat telah membantu lebih dari 37 ribu user dengan lebih dari 2.500 inisiatif kampanye dan mampu menggalang lebih dari Rp45 miliar per Oktober 2016. Setiap pengguna di dalam Kitabisa diberi sebutan “Orang Baik”.

    Berkat kontribusinya di sektor teknologi di bidang sosial, Alfatih berhasil ke jajaran Forbes 30 Under 30 pada 2016 silam.

    VIDEO: Review Oppo A16

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini