icon-category Technology

Penasaran, Bagaimana Instagram Memilih Konten untuk Tab Explore?

  • 27 Nov 2019 WIB
  • Bagikan :

    Lebih dari setengah pengguna Instagram mengunjungi tab Explore setiap bulan untuk menemukan foto, video, dan cerita baru yang relevan dengan minat pengguna. Tentu banyak yang bertanya, bagaimana cara Instagram menentukan postingan mana yang akan ditampilkan?Dalam sebuah posting blog pada 25 November, Instagram menjelaskan bagaimana perusahaannya menggunakan AI untuk memilih konten yang muncul pada tab Explore.

    Unggahan yang ditulis Ivan Medvedev selaku Software Engineer, Haotian Wu sebagai Engineering Manager, dan Research Scientist Taylor Gordon, menjelaskan bahwa sistem pembelajaran mesin berbasis AI berfokus pada akun yang menurutnya akan disukai pengguna.

    "Ini adalah pertama kalinya kami membahas detail pada pondasi dasar yang membantu kami menyediakan konten yang dipersonalisasi," ucap Ivan Medvedev kepada The Verge.

    Medvedev mengatakan bahwa konten dalam Instagram sangat beragam dan ini adalah tantangan tersendiri bagi Instagram untuk merekomendasikan konten kepada pengguna.

    "Kami tidak berfokus pada konten apa yang diunggah pengguna, tetapi pada akun apa yang mungkin menarik bagi mereka," tambah Medvedev.

    Instagram mengidentifikasi akun yang mirip satu sama lain dengan mengadaptasi metode pembelajaran mesin yang dikenal sebagai "word embedding". Sistem word embedding mempelajari urutan kata-kata yang muncul dalam teks untuk mengukur keterkaitan.

    Misalnya, sistem word embedding akan mencatat kata "api" sering muncul di sebelah kata "alarm" dan "truk", tetapi lebih jarang muncul di sebelah kata "burung" atau "sandwich". Instagram juga menggunakan proses serupa untuk menentukan seberapa terkait dua akun satu sama lain.

    Untuk membuat rekomendasi konten, tab Explore akan melihat "seed accounts", yaitu akun yang telah berinteraksi dengan pengguna lain di masa lalu dengan menyukai atau menyimpan konten mereka. Cara tersebut akan mengidentifikasi akun yang mirip.

    Setelah mendapat setidaknya 500 konten serupa, sistem akan melakukan filter jika ada konten yang mengandung spam, misinformasi, dan konten yang berpotensi melanggar kebijakan. Setelahnya, 25 konten teratas akan dikirim ke halaman pertama tab Explore pengguna.

    Meski begitu, unggahan tersebut dinilai tidak sepenuhnya transparan karena tidak ada penjelasan bagaimana sistem mengidentifkasi spam atau misinformasi.

    Selain itu, konten yang muncul pada tab Explore terkadang juga berdasarkan saran Instagram sendiri. Cara terbaik bagi pengguna untuk membentuk konten apa yang mereka lihat di tab Explore adalah melakukan interaksi dengan konten-konten yang mereka sukai.

    Jika pengguna tidak ingin melihat jenis konten tertentu, pengguna dapat menggunakan fitur "lihat lebih sedikit postingan seperti ini" yang dapat diakses dengan mengklik menu tiga titik di sudut kanan atas setiap unggahan.

     

    Berita Terkait:

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Tags : instagram explore foto video 

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini