Pencarian Greenpeace Tembus 10 Ribu di Google Pasca Aksi Bundaran HI
Aksi Greenpeace di Bundaran HI mengkritik krisis iklim dan biaya hidup, membuat nama mereka trending di Google dan aktivisnya dibebaskan setelah diperiksa.

Highlight Artikel
- Aksi Greenpeace di Bundaran HI pada 21 Oktober menarik perhatian publik dengan membentangkan spanduk kritik di Patung Selamat Datang.
- Pesan utama aksi mendesak pemerintah untuk serius menangani krisis iklim di Kalimantan dan menurunkan biaya hidup.
- Aksi tersebut menyebabkan lonjakan tajam pada pencarian "Greenpeace" di Google Trends, dengan lebih dari 10 ribu penelusuran.
- Aktivis yang terlibat dalam aksi sempat dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan, namun kemudian dibebaskan pada Selasa malam.
Uzone.id — Nama Greenpeace
langsung melonjak tajam dan menjadi trending pasca aksi berani mereka
membentangkan banner di Patung Selamat Datang, Bundaran HI pada Selasa pagi,
(21/10).
Dalam aksi tersebut, para aktivis yang kebanyakan merupakan
perempuan berhasil membentangkan spanduk berisi kritik terhadap penanganan
krisis iklim dan kenaikan biaya hidup yang saat ini terjadi di Indonesia.
Salah satu pesan yang mereka sampaikan adalah desakan agar
pemerintah menangani krisis iklim yang saat ini terjadi di Kalimantan dan
wilayah lainnya dengan lebih serius dan tanggap.
“Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup,” tulis salah
satu banner tersebut.
Ada juga banner raksasa berisi pesan, “Bencana Makin Parah,
Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?”
Pasca aksinya ini, data Google Trends pada Rabu (21/10/2026)
mencatat bahwa kata kunci “Greenpeace” mengalami lonjakan pencarian hingga
lebih dari 10 ribu penelusuran dengan kenaikan minat pencarian yang sempat
menyentuh 900 persen.
Tak hanya itu, dibandingkan dengan tahun lalu, pencarian
mengenai Greenpeace pun melonjak hingga 5 ribu persen.
Google Trends juga mencatat sejumlah kata
kunci terkait yang ikut dicari pengguna, di antaranya Greenpeace Indonesia,
Bundaran HI, greenpeace adalah, aktivis greenpeace dan lainnya ikut mengalami
lonjakan.
Data tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian pengguna
internet terhadap Greenpeace di tengah ramainya pemberitaan mengenai aksi
tersebut. Namun, Google Trends tidak menjelaskan secara langsung alasan setiap
pengguna mencari kata kunci itu.
Aksi Greenpeace Indonesia di Bundaran HI sendiri menjadi
perbincangan panas setelah para aktivis berhasil memanjat Patung Selamat Datang
dan membentangkan dua spanduk berukuran besar.
Greenpeace menyebut aksi itu sebagai bentuk desakan kepada
pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar lebih serius menangani persoalan
lingkungan.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi dan tak lama kemudian para aktivis diminta untuk turun dengan bantuan petugas pemadam kebakaran. Sejumlah aktivis juga dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.
Tepatnya pada Selasa malam, (20/10), pemeriksaan aktivis Greenpeace selesai dan akhirnya dibebaskan dari Polda Metro jaya.
FAQ Artikel
Apa yang dilakukan Greenpeace di Bundaran HI?
Aktivis Greenpeace membentangkan spanduk kritik terhadap penanganan krisis iklim dan kenaikan biaya hidup di Patung Selamat Datang, Bundaran HI, pada 21 Oktober.
Apa pesan yang disampaikan oleh Greenpeace dalam aksi tersebut?
Greenpeace menyampaikan pesan seperti "Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup" dan "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?", mendesak pemerintah menangani persoalan lingkungan.
Bagaimana dampak aksi Greenpeace terhadap perhatian publik online?
Nama Greenpeace melonjak di Google Trends dengan lebih dari 10 ribu penelusuran, peningkatan minat pencarian hingga 900 persen, dan 5 ribu persen dibanding tahun sebelumnya.
Apa yang terjadi pada aktivis Greenpeace setelah aksi di Bundaran HI?
Para aktivis diminta turun oleh petugas pemadam kebakaran, sebagian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan, dan akhirnya dibebaskan pada Selasa malam.
Vina Insyani
Jurnalis