Penerjemah Ungkap Curhat Luis Milla di Timnas Indonesia

14 September 2018 by
Penerjemah Ungkap Curhat Luis Milla di Timnas Indonesia

Penerjemah Luis Milla, Bayu Eka Sari Teguh, mengungkapkan dua hal yang bisa membuat mantan pemain Barcelona itu akan kembali menangani Timnas Indonesia.

Bayu dikenal sebagai salah satu orang yang cukup dekat dengan Milla selama pelatih asal Spanyol itu berada di Indonesia. Perannya begitu dirasa para pemain Timnas Indonesia ketika menerjemahkan instruksi di lapangan maupun kepada media ketika mengalihbahasakan ucapan Milla saat tanya jawab.

Kepada CNNIndonesia.com, Jumat (14/9), Bayu blak-blakan tentang dua alasan penting yang membuat membuat kans Milla terbuka untuk kembali melatih Timnas Indonesia.

"Saya tidak bisa membahas terlalu dalam mengenai coach Milla yang tak kunjung kembali ke Indonesia karena itu sangat privasi dan menjadi ranah federasi. Tapi balik atau tidak, masyarakat harus tahu dua hal yang membuat Milla bisa kembali ke Indonesia," ucap Bayu.

"Pertama, dia sayang sekali kepada anak-anak Timnas Indonesia. Kedua, dia sangat bangga Timnas Indonesia ditonton suporter yang sangat banyak dan mencintai dia. Akan tetapi, semua kembali lagi kepada keputusan Milla atau PSSI," tambahnya.

Timnas Indonesia masih belum memiliki pelatih kepala kurang dari dua bulan jelang Piala AFF 2018. PSSI sudah menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun kepada Milla, tapi mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu belum memberikan jawaban.

Bayu Eka Sari (tengah) ketika menemani Luis Milla dalam sesi konferensi pers.Bayu Eka Sari Teguh (tengah) ketika menemani Luis Milla dalam sesi konferensi pers. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)

Selepas Milla pulang kampung ke Spanyol usai menangani Timnas Indonesia U-23 pada Asian Games 2018, Bayu mengaku hampir setiap hari berkomunikasi dengan Milla.

"Terakhir dua hari lalu, kami membicarakan pertandingan Timnas Indonesia lawan Mauritius. Saya katakan kepada dia bahwa saya lihat ada 'Milla' di Timnas Indonesia. Itu adalah Timnas Indonesia yang dia mau," ucap Bayu.

"Saya katakan anak-anak sudah mulai bisa menjalankan permainan Milla. Dia terharu," lanjutnya.

Pesan Milla untuk Sepak Bola Indonesia

Lebih lanjut, Bayu juga mengungkapkan pesan terakhir Milla sebelum kembali ke Spanyol usai Asian Games 2018.

"Sepak bola Indonesia jangan cepat puas karena masih tahapan awal, dia suruh saya melanjutkan sekolah juga. Dia juga minta saya ikut kursus supaya lebih tahu sepak bola, tapi saya belum ada rencana jadi pelatih," ujar Bayu.

Bayu pun tahu respons masyarakat terhadap perubahan positif di Timnas Indonesia. Selain menyaksikan sendiri pola hidup para pemain Skuat Garuda, Bayu juga menuturkan pengakuan dari pelatih Mauritius, Francisco Filho.

"Kemarin ketika jadi penerjemah Mauritius, pelatihnya bilang mereka mempelajari permainan Timnas Indonesia dari 2015. Dan mereka mengakui dari saat itu sampai sekarang Timnas Indonesia berubah. Itu hasil kerja keras Luis Milla," tutur pria 27 tahun itu.

"Orang-orang banyak yang tidak tahu kalau Milla adalah pelatih yang sangat profesional. Apapun hambatan dan susahnya sepak bola, dia tetap profesional dan belajar untuk sepak bola Indonesia lebih baik," ucap Bayu.

Berita Terkait

Apa Reaksi Anda ?

Love
83%

Suka

Laugh
17%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
289 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
uzone5000 20 September 2018 | 07:49:00

pssi harus pro aktif, sayang pelatih sebagus milla kalau harus lepas

Sandi Pirmansyah 20 September 2018 | 06:20:19

Semga ga kedepanya bisa sukses dalam bimbingan luis milla dan jadi juara

Aip Ali 20 September 2018 | 05:58:46

tidak semudah membalikan telapak tangan

syaiful 20 September 2018 | 05:51:43

semoga milla mau menerima per panjangan kontraknya

novi okviana 20 September 2018 | 05:46:45

sabar ya gitu dong saling curhat sama milla hehe

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top