home ×
Digilife

Pengguna Internet di China Tembus 1 Miliar

02 September 2021 By
Pengguna Internet di China Tembus 1 Miliar
Share
Share
Share
Share

Foto: Akson/Unsplash

Uzone.id -- China baru saja memiliki rekor baru. Tercatat penduduk China yang telah menggunakan internet tembus satu miliar user selama satu semester pertama di 2021.

Laporan yang dipaparkan Internet Network Information Centre, China telah melewati tonggak angka satu miliar pengguna internet pada semester pertama 2021, dengan penambahan pengguna sebanyak 21,75 juta user.

Maka, saat ini total populasi pengguna internet di China sekitar 1,011 miliar per 31 Juni 2021.

Masih dari laporan yang sama, perangkat mobile menjadi penghubung 1,007 miliar user ke internet. Sementara itu, secara berurutan jumlah pengguna yang memakai perangkat desktop PC sekitar 34,6 persen user, laptop 30,8 persen, dan tablet 24,9 persen.

Baca juga: Cara Hemat Data Internet Saat Pakai Google Meet

Adapun data penggunaan internet paling populer di kalangan penduduk China yang sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Sebanyak 983 juta user menggunakannya untuk pesan instan, 888 juta user lebih sering mengakses video online dan 812 juta lainnya gemar belanja online.

Tak lupa golongan orang yang doyan memanfaatkan internet untuk memesan makanan secara online, yakni sekitar 469 juta user. Sektor makanan online ini menggiurkan banyak orang dan tercatat selama semester I 2021 penambahan angka pengguna internet yang memesan makanan online ini ada di angka 49 juta user.

Kecepatan internet di China kabarnya bukanlah sebuah masalah bagi penduduknya, mengingat 91 persen user berselancar di internet di kecepatan lebih dari 100 Mbps.

Secara rata-rata, penduduk China menghabiskan waktu 26,9 jam setiap minggunya untuk mengakses internet. Angka tersebut sebenarnya menurun jika dibandingkan pada 2020, di mana rata-rata warga Negeri Tirai Bambu itu menghabiskan 30 jam per minggu untuk internetan. Hal ini mungkin dipicu karena adanya lockdown oleh pemerintah pada tahun lalu.

Baca juga: Di China, Main Game Cuma Boleh 3 Jam Saat Weekend

Terkait internetan di China, pada dasarnya pemerintah setempat selalu memperhatikan warganya agar tidak kecanduan game. Mereka menganggap masalah ini sebagai hal yang serius.

Tidak heran jika 6 tahun lalu mereka sempat melarang penjualan game konsol. Kini mereka punya aturan baru, memperbolehkan anak-anak main game tapi ada syaratnya.

Pemerintah China membuat aturan baru yang cukup meringankan para gamers, khususnya anak-anak di bawah umur. Mereka diperbolehkan bermain game namun hanya pada saat weekend atau akhir pekan. Selain itu, setiap hari selama akhir pekan mereka hanya boleh bermain satu jam saja.

Ini artinya, maksimum durasi yang boleh digunakan oleh anak-anak di bawah umur untuk bermain game hanya tiga jalan selama akhir pekan. Tak boleh lebih. Hal ini pun dipertegas dalam pemberitaan melalui media Xinhua. Anak-anak di bawah umur yang dimaksud adalah yang berusia di bawah 18 tahun.

VIDEO: Unboxing & First Impression Galaxy Buds2

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id