Home
/
Automotive

Perbedaan BYD Atto 1 Versi Sekarang vs Generasi Baru

BYD Atto 1 generasi kedua kini tampil dengan perombakan total, meliputi dimensi membesar, RWD 95 kW, sasis baru, dan fitur canggih berteknologi LiDAR.

Perbedaan BYD Atto 1 Versi Sekarang vs  Generasi Baru

Bagikan :

Highlight Artikel

  • BYD Seagull generasi kedua (Great Seagull/Atto 1) mengalami perombakan menyeluruh pada dimensi, sistem penggerak, sasis, dan teknologi.
  • Dimensi bodi lebih besar (panjang +280mm, lebar +90mm, wheelbase +150mm) namun tinggi memendek 20mm, dengan kaki-kaki ban 205/60 R16.
  • Performa meningkat signifikan dengan perpindahan penggerak dari FWD ke RWD, motor listrik 95 kW (127 hp), kecepatan puncak 150 km/jam, dan suspensi belakang multi-link.
  • Fitur keselamatan dan kenyamanan ditingkatkan, termasuk opsi sensor LiDAR untuk sistem kemudi otonom Level 2, frunk, setir flat-bottom, dan layar floating.

Uzone.id - BYD Seagull (di Indonesia BYD Atto 1) generasi kedua, yang dikenal pula sebagai Great Seagull, membawa perombakan menyeluruh dibanding pendahulunya, BYD Atto 1 generasi pertama. 

Perubahan ini tidak sekadar penyegaran tampilan, melainkan mencakup pembesaran dimensi bodi, pergantian sistem penggerak, penyempurnaan sasis, hingga peningkatan teknologi bantuan berkendara. 




Meski berpotensi menjadi basis model Atto 1 berikutnya di Tanah Air, pihak BYD sejauh ini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana peluncurannya.

Dimensi dan Eksterior


Berdasarkan data Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), bodi Great Seagull tampil lebih besar dengan panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm. 

Ukuran tersebut bertambah 280 mm pada panjang, 90 mm pada lebar, serta 150 mm pada wheelbase jika dibandingkan Atto 1 edisi awal yang berdimensi 3.925 mm x 1.720 mm x 1.590 mm dengan wheelbase 2.500 mm. 

Kendati demikian, tinggi bodi Great Seagull justru memendek 20 mm menjadi 1.570 mm, dengan bobot kendaraan naik ke kisaran 1.180 kg hingga 1.255 kg. 

Sektor Kaki-kaki juga disesuaikan menggunakan ban 205/60 R16 berpelek alloy 16 inci dual four-spoke, menggantikan ban profil 185/55 R16 milik Atto 1.

Performa dan Sistem Penggerak

Sektor performa mengalami transformasi signifikan lewat peralihan sistem penggerak roda dari depan (FWD) ke belakang (RWD). 

BYD Atto 1 terbaru bakal mengusung motor listrik TZ164XYB buatan Zhengzhou BYD Auto Co., Ltd. di as roda belakang yang sanggup menghasilkan tenaga 95 kW (sekitar 127 hp) dan kecepatan puncak 150 km/jam. 

Capaian ini jauh melonjak dibanding Atto 1 generasi pertama bertenaga 55 kW dengan torsi 135 Nm serta kecepatan maksimum 130 km/jam. 

Penyempurnaan Sasis dan Kenyamanan

Sistem kenyamanan turut diperbarui dengan mengganti suspensi belakang tipe torsion beam menjadi independen multi-link. 

Selain itu, pemindahan motor listrik ke bagian belakang menciptakan ruang bagasi depan (frunk), fitur yang masih tergolong langka untuk mobil listrik kecil berbanderol di bawah 100.000 yuan (sekitar Rp 266 juta).

Fitur Kabin dan Keselamatan

Perbedaan juga merambah ke area kabin dan fitur keselamatan. Great Seagull dibekali setir multifungsi dua palang flat-bottom, layar sentuh bermodel floating, tombol fisik toggle di bawah ventilasi AC, wireless charger, dan dua tempat cangkir vertikal. 

Sebagai perbandingan, Atto 1 varian Premium di Indonesia mengandalkan jok sport kulit elektrik, panel instrumen 7 inci, head unit 10,1 inci bersistem Apple CarPlay/Android Auto, empat speaker, serta port USB Type A dan C. 

Pada aspek keselamatan, jika Atto 1 edisi awal berfondasi E-Platform 3.0 dilengkapi enam airbag, sensor dan kamera parkir, ISOFIX, serta TPMS.

Sementara BYD Atto 1 terbaru melangkah lebih jauh dengan menawarkan opsi sensor LiDAR di atap untuk mendukung sistem kemudi otonom Level 2 BYD DiPilot 300 atau God's Eye B.

Spesifikasi Baterai

Rincian baterai Great Seagull belum diungkap. Sebagai gambaran, Atto 1 generasi pertama di Indonesia pakai Blade Battery berkapasitas 30,08 kWh (jangkauan 300 km) dan varian Premium 38,88 kWh (jangkauan 380 km).




Keduanya mendukung pengisian cepat DC CCS2 dari 30 hingga 80 persen dalam kurun waktu 30 menit. 

Rangkaian pembaruan teknis pada Great Seagull ini mempertegas peningkatan kelas yang dibawa BYD untuk segmen mobil listrik perkotaan.

FAQ Artikel

Apa saja perubahan utama pada BYD Seagull generasi kedua (Great Seagull)?

Perubahan meliputi pembesaran dimensi bodi, pergantian sistem penggerak dari FWD ke RWD, penyempurnaan sasis dengan suspensi multi-link, dan peningkatan teknologi bantuan berkendara seperti opsi LiDAR.

Bagaimana dimensi BYD Great Seagull dibandingkan BYD Atto 1 generasi pertama?

Great Seagull lebih panjang (4.205 mm vs 3.925 mm), lebih lebar (1.810 mm vs 1.720 mm), dan memiliki wheelbase lebih panjang (2.650 mm vs 2.500 mm). Namun, tingginya memendek 20 mm menjadi 1.570 mm.

Apakah ada peningkatan performa pada BYD Atto 1 terbaru?

Ya, sistem penggerak beralih dari FWD ke RWD dengan motor listrik 95 kW (sekitar 127 hp) dan kecepatan puncak 150 km/jam, jauh lebih tinggi dari generasi pertama yang bertenaga 55 kW dan kecepatan 130 km/jam.

Fitur keselamatan canggih apa yang ditawarkan oleh BYD Atto 1 terbaru?

Selain fitur standar, BYD Atto 1 terbaru menawarkan opsi sensor LiDAR di atap untuk mendukung sistem kemudi otonom Level 2 BYD DiPilot 300 atau God's Eye B.

Bagja Pratama

Bagja Pratama

Jurnalis

Menjadi jurnalis otomotif sejak tahun 2010 dan sudah mencoba ratusan jenis dan model mobil dan motor yang beredar di Indonesia.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article