
Salah satu YouTuber kenamaan asal New York, Casey Neistat mengakui jika kehadiran platform video populer memberi kesempatan bagi siapa saja untuk menjadi terkenal dan menambah pundi-pundi keuangan.
Saat bertandang ke Jakarta, ia tak mengelak jika internet memberika akses yang adil bagi siapa saja, di manapun dia berada, dengan kerja keras bisa menjadi seseorang yang sukses di industri tersebut.
"Sebagai seorang fotografer, pembuat konten, pembuat film, atau YouTuber, tak pernah ada kesempatan sebesar seperti sekarang ini berkat media sosial. Tak peduli Anda di sini dan saya di belahan dunia lain; kita memiliki kesempatan yang sama," ungkapnya baru-baru ini di Jakarta.
Baginya, tidak ada cara singkat dan pasti agar seseorang sukses menjadi seorang YouTuber. Setiap orang memiliki caranya masing-masing dan perlu mengasah kemampuannya untuk menemukan “berlian” dalam dirinya.
Lihat juga:Milenial, Literasi, dan Media Sosial |
Selain itu, Neistat juga mengatakan bahwa selama hidupnya banyak orang mengkredilkan impiannya termasuk untuk masuk TV. Namun dia tidak ingin menyerah dengan apapun yang dimilikinya.
[Gambas:Youtube]
"Dalam hidup banyak orang yang bilang Hey kau tidak akan bisa ini dan itu. Ayah saya bahkan bilang, Nak kau tidak akan masuk TV karena kau tidak tampan," ceritanya.
Namun Neistat pada akhirnya membuktikan bahwa dirinya tidak hanya bisa masuk TV tetapi memiliki program sendiri di sebuah stasiun televisi Amerika.
Jangan jadi YouTuber karena ingin terkenal
Neistat dikenal memiliki konten video yang ekstrem dan unik. Dia sempat bercerita bahwa kariernya sebagai seorang pembuat konten dimulai setelah ia membuat video sederhana mengenai denda bersepeda di jalur sepeda.
"Video ini seperti video jebakan dan sangat sederhana. Tetapi saat itu, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan pada banyak orang karena saya sebal didenda saat bersepeda di luar jalur sepeda. Polisi bilang jalur sepeda itu yang paling aman," ceritanya.
[Gambas:Youtube]
Lihat juga:'Internet Perkecil Kesenjangan Ekonomi' |
Meski direkam dengan kamera ponsel dan kemampuan sederhana, video tersebut telah ditonton 19 juta kali sejak pertama kali diunggah pada 7 Juni 2011. Neistat juga bercerita bahwa video tersebut sempat membuat Gubernur New York harus menanggapi masalah yang diperlihatkannya melalui video itup.
"Jangan jadi YouTuber karena ingin terkenal. Lakukan karena ada sesuatu yang ingin Anda katakan pada dunia," tambahnya.
Menginspirasi YouTubers Lokal
Benazio Putra,Youtuber asal Indonesia mengaku pesan yang disampaikan Casey menginsipirasinya untuk tak melulu mengikuti pakem tertentu. Menurutnya, tak apa melanggar aturan asalkan bisa memberikan pengaruh positif.
"Dilihat dari video 'Do What You Cant' kebanyakan dari kita mungkin selalu terbatas dengan aturan tapi ternyata saat kita break the rules, kita malah bisa melakukan hal yang positif. dan bisa menghasilkan impact yang lebih bagus gitu," ujar Benazio kepada CNNIndonesia.com.
Ia mengaku terinspirasi dengan sosok Casey yang merupakan YouTuber dengan 8 juta pengikut itu. Ia mengaku video yang diunggah Casey bisa membuka pikirannya untuk menghasilkan konten bagus yang layang unggah melalui platform daring.