Home
/
Digilife

Canva Goyah Gegara AI, 22 Persen Karyawan Kena PHK

Canva merombak besar-besaran, berdampak pada 22% karyawannya karena AI dan bisnis melambat, demi menyederhanakan struktur dan meningkatkan kerja tatap muka.

Canva Goyah Gegara AI, 22 Persen Karyawan Kena PHK

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Canva melakukan perombakan besar-besaran yang berdampak pada lebih dari 22% karyawannya, diumumkan pada 4 November.
  • Langkah ini diambil karena perkembangan AI yang mengubah industri teknologi dan perlambatan pertumbuhan bisnis Canva.
  • Sebanyak 1.271 karyawan terdampak, namun tidak semua di-PHK; sebagian akan direlokasi.
  • CEO Melanie Perkins menyebut perlunya penyesuaian strategi dan struktur organisasi, serta rencana peningkatan kerja tatap muka di kantor mulai 2027.

Uzone.id — Platform desain Canva mengumumkan perombakan besar-besaran yang akan berdampak pada lebih dari 22 persen dari keseluruhan jumlah karyawan mereka. PHK massal ini disampaikan pada Rabu, (04/11) dalam sebuah memo internal.

Melansir dari Livemint, langkah ini diambil Canva di tengah perkembangan AI yang semakin mengubah cara kerja industri teknologi, termasuk di platform desain digital.

Tak hanya itu, perombakan ini dilakukan setelah pertumbuhan bisnis Canva melambat di tahun ini dan jadi yang pertama dalam 10 tahun terakhir.

Setidaknya ada 1.271 karyawan atau sekitar 22 persen dari total tenaga kerja Canva yang akan terdampak. Tapi, tidak semua akan kena PHK karena sebagian diantaranya akan direlokasi ke posisi lain atau ke cabang kantor lain.

Meski jumlah karyawan yang terdampak mencapai 1.271 orang, Canva tidak merinci berapa banyak yang benar-benar akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).




Mengutip laporan Bloomberg, Rabu (04/11), CEO Canva Melanie Perkins menyampaikan keputusan tersebut melalui surat kepada seluruh karyawan.

Perkins menyebut bahwa AI telah membawa perubahan besar terhadap cara orang membuat desain dan menggunakan berbagai produk digital. Kondisi ini membuat Canva harus menyesuaikan strategi bisnis dan struktur organisasinya.

"Teknologi baru sedang mengubah apa yang bisa dibuat orang, bagaimana mereka membuatnya, dan apa yang mereka harapkan dari produk," tulis Perkins dalam surat tersebut.

Ia menambahkan, “Saya sampai pada keputusan yang sulit bahwa perubahan kecil saja tidak akan cukup. Keputusan ini adalah momen tersulit dalam 13 tahun sejarah kami.”

Pasca perombakan ini, Perkins mengatakan Canva perlu menyederhanakan struktur organisasinya dan kembali mengandalkan tim-tim kecil yang memiliki kewenangan lebih besar dalam mengambil keputusan.




Dengan perubahan tersebut, perusahaan juga akan mengurangi sejumlah posisi pekerjaan yang memiliki spesialisasi terlalu khusus.

Selain merombak struktur karyawan, Canva akan menjadikan Sydney di Australia sebagai pusat utama bagi lebih banyak tim pengembangan produknya.

Perusahaan juga berencana meningkatkan aktivitas kerja tatap muka dimana mulai Januari 2027, sebagian besar karyawan dengan sistem kerja hybrid akan diminta datang ke kantor selama dua hingga tiga hari setiap minggu.

 

FAQ Artikel

Apa yang dilakukan Canva terkait karyawannya?

Canva mengumumkan perombakan besar-besaran yang akan berdampak pada lebih dari 22 persen dari keseluruhan jumlah karyawan mereka, yang disampaikan melalui memo internal pada Rabu, (04/11).

Mengapa Canva melakukan perombakan ini?

Langkah ini diambil di tengah perkembangan AI yang semakin mengubah cara kerja industri teknologi, serta karena pertumbuhan bisnis Canva yang melambat di tahun ini, yang merupakan pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir.

Berapa banyak karyawan yang terdampak perombakan ini?

Setidaknya ada 1.271 karyawan atau sekitar 22 persen dari total tenaga kerja Canva yang akan terdampak. Namun, tidak semua akan kena PHK, sebagian akan direlokasi ke posisi lain atau ke cabang kantor lain.

Apa perubahan strategi lain yang akan dilakukan Canva?

Canva akan menyederhanakan struktur organisasinya, kembali mengandalkan tim-tim kecil, mengurangi posisi pekerjaan spesialisasi terlalu khusus, menjadikan Sydney sebagai pusat pengembangan produk, dan berencana meningkatkan aktivitas kerja tatap muka di kantor mulai Januari 2027.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article