Startup

Platform Digital untuk Properti Bisa Jadi Solusi di Era Pandemi

  • 10 November 2021
  • Bagikan :
    Platform Digital untuk Properti Bisa Jadi Solusi di Era Pandemi

     

    Uzone.id - Covid-19 telah menciptakan tantangan tambahan bagi para agen properti, sulit untuk bertemu dengan vendor dan calon pembeli, sulit bagi agen dan calon pembeli untuk melakukan kegiatan Open House. Teknologi digital mampu memberikan solusi tersebut.

    Untuk membantu mengatasi tantangan tersebut, SharedListing ingin berkontribusi pada proses pemulihan sektor properti di Indonesia pasca pandemi Covid-19. Mereka pun bekerja sama dengan One Global Capital Future Fund milik Iwan Sunito, membuat platform digital SharedListing.

    Menurut Iwan Sunito, yang juga merupakan CEO dan pendiri Crown Group dan anggota dari Dewan Diaspora Indonesia Global, Platform SharedListing diharap akan membawa inovasi nyata ke sektor properti Indonesia.

    Baca juga: Mantan Karyawan Gojek Bikin Aplikasi Jual Beli Properti

    "Seiring dengan meluasnya jaringan SharedListing ke pasar properti global utama lainnya, saya pikir juga akan membantu membuka pasar properti Indonesia bagi investor asing – Jalur Sutra Digital untuk properti Indonesia. Ini adalah hal-hal yang membuat saya bersemangat," kata Iwan Sunito, dalam keterangan resminya, Rabu, 10 November 2021.

    Mengikuti perkembangan platform SharedListing di Australia selama awal pandemi, langkah penting berikutnya adalah mengidentifikasi pasar yang tepat untuknya. Beruntung, SharedListing mendapatkan pandangan dari Iwan Sunito untuk menggarap pasar Indonesia.

    “Apa yang kami cari adalah pasar yang besar, pasar dengan volume penjualan properti yang signifikan dan tingkat adopsi teknologi baru yang tinggi, dan yang terpenting, terdapat praktik rujukan yang sudah ada,” kata Co-Founder SharedListing Howard Barkhan.

    “Ketika kami memulai uji tuntas pasar kami, menjadi jelas bahwa Indonesia sangat bergantung pada rujukan. Perkiraan kami adalah bahwa setidaknya 60 persen dari penjualan properti melibatkan tingkat biaya rujukan yang dibayarkan di antara agen. Kami pikir dengan diluncurkannya SharedListing ke pasar, persentase itu akan meningkat.” Katanya lagi.

    Yang juga kami pelajari dari penelitian kami adalah agen-agen Indonesia berusaha mencari solusi teknologi untuk berkolaborasi. Saat ini yang terjadi adalah kombinasi antara surel, SMS, Obrolan WhatsApp, dan kemungkinan CRM agensi yang semuanya memiliki keterbatasan.

    Baca juga: Masih Bisa Kok Belanja Pakai OVO

    SharedListing telah dibuat secara khusus untuk tujuan kolaborasi dan rujukan agen, keberadaannya adalah sebagai aplikasi (untuk agen di lapangan) dan melalui portal berbasis web (ditargetkan untuk digunakan oleh administrator yang bekerja dari kantor pusat). Dari perspektif agen, daftar dapat dibuat dan dibagikan di platform dalam beberapa menit dari ponsel mereka termasuk dengan gambar yang diambil di kamera ponsel. Ini berarti Anda bisa mendapatkan daftar properti ke ribuan agen, mewakili lebih banyak lagi ribuan pembeli, dalam beberapa menit setelah mendapatkan daftar listing – dan ini semua gratis. Agen bahkan dapat membuat perjanjian rujukan melalui ponseld mereka.

    Sebelum diluncurkan ke publik pada November 2021, SharedListing telah melakukan proses keterlibatan dengan banyak agen properti utama Indonesia termasuk RE/MAX Indonesia, Harcourts Indonesia, waralaba utama Ray White seperti Ray White Pakuwon Indah dan Ray White HR Muhammad dan ERA Crown.

    Aplikasi SharedListing untuk residensial dan komersial tersedia untuk diunduh secara gratis dari Google Play Store, Apple App Store, dan Galeri Huawei.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini