icon-category Auto

Plus-Minus Sarung Jok Mobil

  • 21 Nov 2016 WIB
  • Bagikan :


    Sarung pelapis jok pada mobil jadi solusi instan pemilik kendaraan untuk menjaga kebersihan kabin kendaraannya. Tanpa perlu membongkar jok asli, sarung jok melindungi kemungkinan jok terkena kotoran selama kendaraan digunakan.


    “Sarung jok ini sudah disesuaikan ukurannya sendiri-sendiri. Tiap mobil berbeda. Bahan yang disediakan beragam mulai dari merek Oscar, Ferrari, dan MBTech,” ucap April, salah satu pedagang aksesori di pusat onderdil MGK Kemayoran, saat ditemui Otomania beberapa waktu lalu.


    Selain itu kelebihan sarung jok adalah harganya yang lebih terjangkau, ketimbang penggantian jok dengan cara dijahit. Sarung jok dijual mulai Rp 450.000 sampai Rp 1,5 juta tergantung bahan.




    Namun sarung jok ini memiliki kekurangan. Sebagai solusi instan biasanya hasilnya tidak serapi menggganti bahan dengan cara di jahit.


    Berita Terkait:

    “Paling rapi jelas yang dijahit, lebih paten. Biasanya jok dibongkar dulu lalu dibangun lagi dengan bahan sesuai permintaan konsumen. Kalau sarung, meski sudah diukur sesuai bentuk jok, tetap ada menyisakan ruang  untuk udara, tidak tertutup sepenuhnya,” ucap April.


    Harga yang terjangkau dan pengerjaan cepat ini membuat sarung jok lebih dipilih sebagai bonus pada kendaraan-kendaraan baru. Ini yang ditawarkan penjual mobil baru untuk bonus aksesori kepada konsumen.


    “Kebanyakan penjual mobil baru memberikan sarung jok ini kepada konsumennya sebagai bonus. Bisa saja nanti sarung itu dilepas oleh konsumennya. Kalau penjual yang memberi langsung ganti jok jarang kecuali memang permintaan si konsumennya. Tergantung hitung-hitungannya juga,” ungkap April.



    Penulis: Setyo Adi Nugroho
    Editor: Azwar Ferdian
    Copyright Kompas.com
    Tags : otomania automotive 

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini