
PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri mengklaim telah menyantuni keluarga dari tujuh polisi yang meninggal akibat serangan teroris di Rutan Mako Brimob dan Mapolda Riau sebesar Rp3,01 miliar.
Direktur Keuangan Asabri Heri Setianto mengatakan santunan tersebut diberikan kepada keluarga dari enam polisi yang gugur saat penyerangan di Rutan Mako Brimob dan satu polisi di Mapolda Riau.
"Yang gugur dalam tugas meninggal itu santunannya Rp400 juta, kemudian beasiswa untuk anak sebesar Rp30 juta. Jadi total per korban meninggal Rp430 juta," ucap Heri kepada CNNIndonesia, Rabu (16/5).
Lihat juga:Nama-nama Korban Kerusuhan di Mako Brimob |
"Tapi ini kan sudah ada di berita-berita, jadi pasti benar. Ini sudah diberikan semua," jelas Heri.
Selain itu, Asabri terus memantau kondisi polisi yang mengalami korban luka-luka atas bom di Surabaya. Dalam pemberitaan sebelumnya, empat polisi luka akibat bom di Polrestabes Surabaya dan dua polisi juga menjadi korban luka karena bom di tiga gereja.
"Yang di Surabaya hanya luka-luka, ada beberapa anggota dalam perawatan. Untuk biaya perawatan berbeda-beda tergantung kondisinya tapi kami tanggung sampai sembuh," pungkas Heri.