
Pengusaha Malaysia dikabarkan tewas terkena pecahan telepon genggamnya (ponsel) yang meledak saat mengisi baterai.
Nazrin Hassan, CEO Cradle Fund Sdn Bhd, ditemukan meninggal dunia setelah api melahap kamar rumahnya di Mutiara Damansara, Petaling Jaya, Selangor, Kamis (14/6). Pengusaha berusia 45 tahun itu diduga meninggal karena terlalu banyak menghirup asap.
Dilansir situs berita Malaysia, The Star, manajemen perusahaan mengumumkan bahwa penyebab kematian Nazrin adalah luka akibat terkena pecahan ponsel yang meledak.
Nazrin adalah pendukung starup di Malaysia lewat Cradle Fund, perusahaannya. Dia memainkan peran besar untuk memberikan bantuan keuangan kepada starup teknologi awal. Salah satunya adalah Grab, yang sebelunya dikenal sebagai MyTeksi serta fintech startup iMoney. Adapun Cradle Fund adalah lembaga yang didirikan di bawah kementerian keuangan Malaysia sekitar 10 tahun lalu.