icon-category Travel

3 Museum dengan Koleksi Paling Mengerikan, Potongan Otak Albert Einstein Ada di Sini!

  • 17 Mar 2019 WIB
  • Bagikan :

    Museum biasanya digunakan sebagai tempat untuk memamerkan benda-benda yang mengandung nilai sejarah. Dekorasinya pun dibuat sedemikian rupa sehingga para pengunjung dapat merasa nyaman dan betah untuk mempelajari segala hal di sana. Namun, apa jadinya jika para pengunjung malah merasa jijik dan takut ketika berada di tempat ini? Apakah benar ada museum yang seperti itu?

    Nah, tampaknya itu benar adanya karena di bawah ini Keepo akan membahas kumpulan museum dengan benda-benda koleksi yang paling menyeramkan. Bagi kamu yang penakut, sangat disarankan untuk tidak mengunjungi museum-museum di bawah ini!

    Mutter Museum

    Mutter Museum
    ldi.upenn.edu

    Museum yang berada di Philadelphia, Amerika Serikat ini menjadi museum pertama dengan berbagai koleksi benda yang menyeramkan. Beberapa benda koleksi yang terkenal di sini di antaranya kerangka Harry Eastlack, usus besar raksasa, mayat manusia sabun, serta potongan otak Albert Einstein.

    Museum ini merupakan museum yang didedikasikan untuk dunia medis sehingga koleksinya pun gak jauh-jauh dari sana. Harry Eastlack menjadi salah satu penghuni museum ini karena ia merupakan penderita penyakit langka di mana otot, urat, dan jaringan tubuh berubah menjadi tulang sehingga tubuhnya kaku seperti tulang.

    Dalam museum ini diperlihatkan kerangka Eastlack yang telah menyatu karena jaringan ototnya yang telah berubah menjadi tulang tipis sehingga terlihat hanya melapisi kerangka. Sementara itu, usus besar raksasa yang dipamerkan diketahui berasal dari salah seorang pemain sirkus bertubuh besar.

    Pemain sirkus tersebut memiliki masalah pada pencernaannya sehingga tidak bisa buang air besar selama sebulan lebih. Setelah meninggal dan diotopsi, tim dokter menemukan 20 kg kotoran di dalam ususnya.

    Karena langka, pihak museum pun menjadikan ususnya sebagai benda koleksi. Namun, kamu gak perlu takut karena usus yang ada di museum bukanlah usus asli sang pemain sirkus, melainkan hanya sebuah replika.

    Koleksi lainnya yang ada di museum ini, yakni potongan otak Albert Einstein. Bagaimana bisa potongan otak orang jenius ini ada di dalam Museum Mutter?

    Jadi, konon ceritanya potongan otak ini diambil oleh seorang dokter bernama Thomas Harvey ketika mengotopsi Einstein yang meninggal pada tahun 1955. Ternyata Thomas mengambil potongan otak Einstein tanpa sepersetujuan pihak keluarga Einstein.

    Tentu saja mereka menjadi marah berat. Namun, pada akhirnya mereka setuju dengan syarat potongan otak tersebut hanya dipamerkan dalam rangka ilmu pengetahuan.

    Catacombe dei Cappuccini

    Catacombe dei Cappuccini
    www.viaggiverdeacido.com

    Catacombe dei Capuccini yang berada di Palermo, Sisilia, Italia ini bisa dibilang museum yang sangat menyeramkan. Bagaimana tidak seram jika semua benda koleksi yang ada di sini adalah mayat manusia yang telah diawetkan alias mumi. Ngerinya lagi, semua mumi merupakan mayat asli dan bukan replika!

    Pembangunan museum ini berawal dari penggalian para biarawan dengan tujuan pelebaran lahan pemakaman bawah tanah di Palermo pada tahun 1955. Tanpa sengaja, para biarawan menemukan 45 mumi yang tidak membusuk dan masih bisa dikenali ketika menggali.

    Nah, dari sanalah akhirnya tempat ini dijadikan sebagai tempat pemakaman umum. Beberapa lama kemudian, TPU ini berubah fungsi menjadi museum. Maka, nggak heran jika 8 ribu mumi yang ada di sini adalah asli!

    Museo De Las Momias de Guanajuato

    Museo De Las Momias de Guanajuato
    www.mexicodesconocido.com.mx

    Museum ini hampir sama seperti museum sebelumnya, yakni memamerkan para mumi. Museum yang terletak di sebelah barat laut Mexico City ini dulunya memamerkan mumi Guanajuato yang telah tersohor di dunia. Kumpulan mumi yang ada di sini diyakini berasal dari pemakaman Guananjuato.

    Ceritanya begini.

    Pada tahun 1865, pemerintah setempat memberlakukan pajak perkuburan tiap tahunnya. Bagi mereka yang tidak mampu membayar pajak perkuburan selama tiga tahun, maka jenazah kerabatnya akan digali dan diangkat dari kuburan tersebut.

    Kemudian, jenazahnya akan dibawa dan ditempatkan di Museo de las Momias untuk dipamerkan. Aturan ini terus berlanjut hingga akhirnya diberhentikan pada tahun 1968.

    Museum mumi ini sendiri pertama kali dibuka pada tahun 1894. Koleksi pertama dari museum ini adalah mayat dari Dr. Remigio Leroy yang ditemukan pada tanggal 9 Juni 1865.

    Meski jumlah mumi yang ada di sini masih belum jelas, namun diyakini lebih dari 100 mumi telah dipajang di El Museo de las Momias. Beberapa mumi tampak masih ada yang berpakaian dan juga telanjang.

    Satu dari sekian banyak koleksi mumi yang ada di sini adalah mumi bayi yang disebut dengan La momia mas pequeno del mundo. Mumi ini dinilai paling menarik dibandingkan dengan mumi lainnya karena ukurannya yang masih sangat mungil.

    Itu dia tiga museum dengan benda-benda koleksi yang paling menyeramkan. Apakah kamu pernah mengunjungi salah satu dari ketiga museum di atas? Siap-siap ketakutan, deh!

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini