Home
/
Automotive

Prabowo Kejar Produksi 1 Juta Motor Listrik, Ada Insentif Besar

Presiden Prabowo akan beri insentif produksi 1 juta motor listrik lokal untuk percepat elektrifikasi dan kurangi ketergantungan BBM subsidi.

Prabowo Kejar Produksi 1 Juta Motor Listrik, Ada Insentif Besar

Motor Listrik Alva One dan Cervo di Fasilitas Produksi, Cikarang, Jawa Barat (Dok: Uzone.id/Brian)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Presiden Prabowo Subianto akan memberikan insentif besar bagi perusahaan motor listrik yang mampu memproduksi hingga 1 juta unit di dalam negeri.
  • Kebijakan ini bertujuan untuk mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
  • Pemerintah telah meluncurkan ekosistem Motor Listrik Nasional (MoLiNas) sebagai salah satu upaya strategis.
  • Produk pertama MoLiNas adalah Cakra NX1, yang memiliki tampilan, fitur, dan spesifikasi serupa dengan Alva N3.

Uzone.id - Presiden RI Prabowo Subianto akan memberikan insentif bagi perusahaan motor listrik yang mampu memproduksi hingga 1 juta unit di dalam negeri. Rencana ini disampaikan dalam penyampaian Penyampaian RAPBN 2027 di DPR.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM).

"Selain itu, hari ini kita umumkan, kita akan beri insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa membangun satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia," ujar Prabowo, Jumat (14/8).




Menurut Prabowo, kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat proses kendaraan elektrifikasi yang digunakan masyarakat.

Pemerintah juga perlu mengurangi BBM subsidi secara signifikan, oleh karenanya pemerintah meluncurkan motor listrik nasional (MoLiNas) sebagai salah satu upayanya.

"Tadi saya sebut kita akan percepat proses elektrifikasi mobilitas rakyat. Subsidi BBM harus kita kurangi secara signifikan. Untuk itu, pemerintah yang saya pimpin kemarin telah meluncurkan ekosistem motor listrik nasional," jelas Prabowo.


Aktivitas produksi motor listrik Alva di Cikarang, Jawa Barat (Dok: Alva)


Lewat kebijakan ini, pemerintah tidak hanya mendorong penggunaan motor listrik, tapi juga meningkatkan kemampuan industri dalam negeri dalam memproduksi kendaraan listrik.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo meresmikan ekosistem MoLiNas di PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Di acara tersebut, Prabowo menyatakan rencana pemerintah yang ingin mendorong pengembangan kendaraan listrik sekaligus membangun ekosistem industrinya di dalam negeri.




“Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Kamis 13 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, secara resmi saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, meluncurkan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukung,” sebut Prabowo.

Produk pertama MoLiNas ini adalah Cakra NX1, yang dari tampilan, fitur, hingga spesifikasinya sama dengan Alva N3.

Alva N3 sendiri sudah lama mengaspal di Indonesia, bahkan debutnya sudah berlangsung sejak ajang akhir tahun 2024 lalu.

FAQ Artikel

Apa insentif yang akan diberikan pemerintah untuk industri motor listrik?

Pemerintah akan memberikan insentif yang cukup besar bagi perusahaan motor listrik yang mampu memproduksi hingga 1 juta unit di dalam negeri.

Apa tujuan utama kebijakan insentif motor listrik ini?

Tujuan utamanya adalah untuk mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dan meningkatkan kemampuan industri dalam negeri.

Kapan dan di mana ekosistem Motor Listrik Nasional (MoLiNas) diresmikan?

Ekosistem MoLiNas diresmikan oleh Presiden Prabowo pada Kamis, 13 Agustus 2026, di PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Apa nama produk pertama dari ekosistem MoLiNas?

Produk pertama dari ekosistem MoLiNas adalah Cakra NX1, yang memiliki tampilan, fitur, dan spesifikasi yang sama dengan Alva N3.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article