icon-category Digilife

Prambanan Jazz Festival: Offline Sejenak Dari Penatnya Rutinitas

  • 03 Jul 2022 WIB
  • Bagikan :
    Foto: Prambanan Jazz Festival 2022 'Sewindu Merayakan Rindu' (Dok. Vina/Uzone.id)

    Uzone.id - Kerinduan pecinta musik di Indonesia terhadap konser dan festival tatap muka terlihat dari tingginya antusiasme penonton offline di acara Prambanan Jazz Festival 2022. 

    Setelah 2 tahun hanya bisa ngonser secara virtual, akhirnya penonton kembali bisa hadir di pelataran Candi Prambanan. 

    Oh iya, sebelumnya izinkan saya untuk memberikan disclaimer terlebih dahulu kalau tulisan ini sebenarnya nggak terlalu "digilife" banget. Tapi saya lagi pengin nulis soal experience nonton konser yang, akhirnya, nggak melulu virtual. 

    Walaupun Prambanan Jazz Festival 2022 ini sebetulnya masih berbaik hati lho, digelar secara hybrid --ada offline dan online-- karena memang kita masih dalam transisi pandemi ke endemi, katanya.

    Seenggaknya, berkat platform digital iKonser, teman-teman saya yang nggak bisa ke Yogyakarta karena, ehem, nggak dapat cuti, mereka bisa tetap menikmati penampilan musisi favoritnya dari rumah dan kamar kostan. 

    Oke, kembali ke laptop.

    Di hari pertama dan kedua, pengunjung Prambanan Jazz Festival ramai memenuhi kursi penonton yang jumlahnya terbatas, apalagi ketika malam hari dimana penonton semakin banyak memenuhi venue untuk menikmati musik dari musisi tanah air.

    Alunan musik Maliq D'Essential ditemani ribuan flashlight ponsel membuat malam pertama Prambanan Jazz Festival 2022 semakin syahdu. Disusul oleh Pamungkas sebagai penyanyi terakhir yang membawakan beberapa lagu 'pamungkas'nya. 

    Setelah penat dengan rutinitas sehari-hari, memang baiknya meluangkan waktu sejenak untuk healing, itung-itung sebagai apresiasi kepada diri sendiri karena telah berjuang dari hari Senin sampai Jumat, bahkan lebih. 

    Seperti salah satu lirik yang dilantunkan Tulus dalam lagunya 'Diri' yang dinyanyikan di hari kedua Prambanan Jazz Festival, "Bisikkanlah terimakasih pada diri sendiri. Hebat dia, terus menjagamu dan sayangimu."

    Kadang kita banyak mengucapkan terimakasih kepada orang lain, sampai tak sedikit dari kita yang lupa, mungkin terlewat, atau bahkan tak pernah sekalipun berterimakasih kepada diri sendiri.

    Padahal satu-satunya yang menemani kita adalah diri yang sering dilihat di cermin dan wujud yang sering dipasang di foto profil media sosial sendiri. 

    Prambanan Jazz Festival menjadi pelipur penat, cara berterima kasih pada diri sendiri, sekaligus hadir untuk menghapus kerinduan ngonser offline bagi kebanyakan orang.

    Sebenarnya, masih banyak cara lain yang bisa dilakukan selain nonton konser musik, nonton film mungkin salah satunya, belanja di e-commerce hingga touring. 

    Tapi, berhubung Prambanan Jazz Festival sudah absen selama 2 tahun, alhasil momen ini jadi momen yang sangat spesial bagi pecinta musik tanah air. 

    antrianprambanan_1280x960

    Penonton dari Jakarta, Bandung, dan bahkan kota-kota yang lebih jauh lagi hadir untuk meringankan pundak, menjernihkan otak, dan offline sejenak dari 'work mode' yang mungkin selama ini lupa untuk di switch

    Begitupun yang awalnya hadir untuk bekerja, acara ini secara otomatis mengubah 'work mode' mereka menjadi offline, seakan diajak untuk ingat kalau ini adalah weekend, waktunya istirahatkan badan dan pikiran. 

    Nonton konser musik Prambanan Jazz Festival ini bikin kita lupa ada pesan singkat yang dikirim atasan lewat WhatsApp, ada email deadline yang harus dikerjakan, dan ada tugas sekolah yang sudah 'nangkring' di platform Classroom. 

    Gadget akhirnya bisa digunakan lagi untuk pamer ngonser di Instagram Story setelah selama 2 tahun terakhir hanya bisa flashback dan hanya bisa merekam layar laptop dan TV saja. Ini bakal jadi modal yang sangat berharga untuk koleksi momen 'July Dump' akhir bulan nanti, Asyik! 

    Selain menikmati musik, penonton juga diajak untuk menikmati arena Prambanan yang diisi banyak hiburan dan wisata kuliner. 

    IMG_20220702_160716_1600x1200

    Keseruan Prambanan Jazz Festival ini juga bisa dinikmati dengan mengunjungi stan-stan yang hampir berdiri sepanjang jalan menuju venue. Mulai dari stan musik IKonser yang turut memeriahkan arena venue dengan live musik, stan para sponsor, stan merchandise yang penuh selalu dan stan makanan-makanan dari para UMKM lokal. 

    Sebagai pengingat, Minggu, 3 Juli 2022 adalah hari terakhir weekend dan hari terakhir pagelaran Prambanan Jazz Festival. 

    Penonton online dan offline diharapkan (diwajibkan) untuk menikmati pertunjukan demi pertunjukkan yang dipersembahkan Tulus, Kahitna dan musisi tanah air lainnya, sebelum ada yang mengingatkan kalau esok adalah hari Senin. 

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini