
Penurunan fungsi pendengaran seiring dengan bertambahnya usia mungkin bukan merupakan hal yang sudah kita anggap wajar. Seiring dengan bertambah tuanya manusia, maka beberapa fungsi tubuh akan semakin berkurang pula. Penurunan pendengaran akibat penuaan merupakan kondisi yang sering terjadi pada lansia. Hampir setiap satu dari dua lansia di atas usia 65 mengalami penurunan pendengaran dalam berbagai tingkat keparahan.
Presbikusis terjadi secara perlahan-lahan seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa perubahan pada telinga dalam dapat menyebabkan kondisi ini. Perubahan-perubahan tersebut antara lain:
BACA JUGA: Seberapa Keras Suara yang Bisa Merusak Telinga?
Penurunan pendengaran pada usia lanjut juga dapat diakibatkan oleh beberapa sebab, seperti:
Gejala presbikusis biasanya dimulai dengan penurunan kemampuan mendengar suara bernada tinggi. Anda mungkin akan menyadarinya saat mengalami kesulitan mendengar suara wanita atau anak-anak. Anda juga mungkin akan kesulitan mendengar suara yang menjadi latar belakang atau mendengar orang lain berbicara dengan jelas. Gejala lain yang dapat terjadi antara lain:
Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter, karena bisa jadi Anda mengalami gejala-gejala presbikusis.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh untuk menyingkirkan kemungkinan lain yang menyebabkan penurunan pendengaran Anda. Biasanya dokter akan memeriksa telinga Anda dengan sebuah alat yang dinamakan otoskop.
BACA JUGA: 9 Trik Ampuh Mengatasi Telinga Kemasukan Air
Jika dokter tidak dapat menemukan penyebab lain yang dapat menjelaskan kondisi Anda, maka dokter mungkin akan mendiagnosis Anda dengan presbikusis. Selanjutnya, Anda akan dirujuk kepada dokter spesialis dan menjalani pemeriksaan untuk mengetahui seberapa jauh pendengaran Anda telah berkurang.
Penurunan pendengaran akibat bertambahnya usia tidak dapat disembuhkan. Jika Anda didiagnosis dengan kondisi ini, maka dokter biasanya akan menyarankan Anda memakali alat bantu dengar untuk meningkatkan kualitas hidup Anda. Pada beberapa kasus yang berat, dokter dapat menyarankan Anda untuk mempelajari cara menggunakan bahasa isyarat dan membaca gerakan bibir.
Untuk beberapa kasus, dokter mungkin akan menyarankan implant koklea atau cochlear implant. Prosedur ini dilakukan dengan menanamkan sebuah alat elektronik kecil ke telinga Anda melalui operasi. Implan ini membuat suara lebih kencang, namun tidak dapat mengembalikan fungsi pendengaran ke keadaan semula. Prosedur ini biasanya hanya dilakukan pada penderita yang telah mengalami gangguan pendengaran berat.
Presbikusis adalah kondisi yang akan terus berlanjut secara perlahan-lahan. Hal ini berarti, keadaan penderita akan semakin buruk seiring dengan berjalannya waktu. Jika penderita telah kehilangan pendengaran, maka kehilangan pendengaran tersebut akan bersifat permanen. Namun, walau kondisi ini akan terus memburuk, menggunakan alat bantu dengar akan dapat meningkatkan kualitas hidup penderita.
BACA JUGA: Mengapa Tidak Boleh Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud?
Konsultasikan dengan dokter mengenai pilihan pengobatan yang dapat Anda lakukan. Tanyakan hal-hal apa saja yang dapat membantu Anda meminimalisir dampak dari penurunan pendengaran Anda terhadap kehidupan sehari-hari. Anda juga dapat mempertimbangkan pilihan pengobatan untuk depresi dan kecemasan—kondisi yang sering terjadi pada penderita presbikusis.
Anda mungkin tidak dapat mencegah terjadinya presbikusis, namun Anda dapat melakukan beberapa langkah pencegahan untuk mencegah keadaan Anda agar tidak semakin parah. Jika Anda mengalami presbikusis, cobalah untuk:
Segera konsultasikan kepada dokter jika Anda mengalami gejala presbikusis. Seiring dengan memburuknya penurunan pendengaran, maka akan semakin besar kemungkinan Anda untuk mengalami penurunan kemampuan memahami percakapan. Akan tetapi, jika Anda segera mencari pertolongan, maka kondisi ini akan dapat diminimalisir.