icon-category Technology

Pria Ini Kirim Abu Kremasi Kucing Kesayangannya ke Orbit Bumi

  • 27 Apr 2019 WIB
Bagikan :

Steve Munt begitu sayang kepada hewan peliharaannya. Belum lama ini, kucing kesayangannya mati, ia sangat sedih. Steve pun berencana membuat pemakaman bersejarah untuk Pikachu, nama sang kucing.

Dilansir laman Space, Steve akan memakamkam jasad Pikachu ke luar angkasa, tepatnya di orbit Bumi. Maklum, selama ini, ia memang dikenal sebagai seorang pemerhati antariksa. Ia kini sedang menggalang dana pemakaman.

“Pikachu akan mendapat perpisahan terakhir. Perpisahan yang istimewa bagi seekor kucing. Ia akan dikremasi. Kemudian, abunya bakal saya kirim ke luar angkasa,” tulis Steve di laman GoFundMe, situs penggalaman dana.

{Baca juga: NASA Bawa 20 Tikus ke Luar Angkasa, Untuk Apa?}

Dikutip Telset.id, Jumat (26/4/2019), keinginan Steve sepertinya akan terwujud.  Sebuah perusahaan bernama Celestis secara terang-terangan menawarkan bantuan. Selama ini, Celestis sudah biasa melakukannya untuk manusia.

Steve mengatakan, abu kremasi Pikachu bakal dikirim ke luar angkasa menggunakan sebuah satelit. Pengiriman abu kremasi dilakukan dalam sebuah acara peluncuran yang diagendakan berlangsung pada 18 bulan mendatang.

Penggalangan dana untuk mengirim abu kremasi Pikachu ke orbit Bumi sudah dilakukan oleh Steve sejak dua bulan lalu di GoFundMe. Sampai 25 April 2019, ia sudah berhasil mengumpulkan USD 1.535 dari target USD 5.000.

{Baca juga: Teleskop Hubble Tangkap Bintik Hitam Raksasa di Neptunus}

Jumlah sebesar itu merupakan biaya jasa Celestis untuk menebar abu kremasi Pikachu ke luar angkasa. Celestis menyebut, abu kremasi Pikachu akan ditempatkan di orbit Bumi untuk memasuki atmosfer dan perlahan sirna.

https://www.space.com/first-cat-space-burial-celestis.html

Artikel Pria Ini Kirim Abu Kremasi Kucing Kesayangannya ke Orbit Bumi dan berita teknologi terkini lainnya bisa Anda dapatkan di Telset.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini