
Uzone.id - Tim MotoGP Prima Pramac Yamaha secara resmi menjadi yang pertama meluncur untuk musim 2026 ini. Tim yang memiliki pembalap juara dunia dari World Superbike (WSBK) ini siap taklukan kelas balap yang lebih tinggi?
Ya, Toprak Razgatlioglu yang bergabung dengan Prima Pramac Yamaha sebagai rookie di MotoGP memang menjadi sorotan di musim balap 2026 ini.Pasalnya Toprak sudah menjadi juara dunia WSBK selama tiga kali, tentu balapan di MotoGP menjadi ajang yang lebih menantang dan menguji kemampuannya.
"Ini adalah babak baru dalam karir saya, dan saya ingin menghadapinya dengan pola pikir pengembangan jangka panjang sejak awal," ujar Toprak dikutip dari Crash.
Kalau dari hasil pengetesan Valencia pada akhir 2025 kemarin sih, Toprak masih berada di urutan ke-18 dengan catatan waktu +1,294 detik dari pembalap tercepat.
Namun sesi di Valencia tentu masih membutuhkan banyak penyesuaian dari Toprak, mengingat momen itu adalah pertama kali baginya menunggangi motor balap di kelas MotoGP.
Razgatlioglu, yang terkenal dengan kemampuan pengeremannya menggunakan ban Pirelli di WorldSBK, menambahkan bahwa keluar tikungan merupakan hal positif di awal balapan dengan V4 yang menggunakan ban Michelin.
“Uji coba pertama dengan YZR-M1 V4 baru berjalan positif, terutama dalam hal akselerasi dan keluar tikungan.
“Tentu saja, ini baru permulaan - di MotoGP, performa berasal dari kerja keras yang berkelanjutan, berbagi data, dan peningkatan selangkah demi selangkah, dan itulah fokus kami saat ini.
Menurutnya tes di Sepang, Malaysia, nanti akan menunjukkan hasil yang lebih baik. Mengingat pada ajang tersebut, semua pabrikan sudah mengeluarkan kartu AS mereka untuk musim 2026.
"Di Valencia, Yamaha M1 tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhannya, tetapi di Sepang, saya pikir dia akan 90 peren siap, bahkan dalam hal posisi. Namun mengingat kecepatan yang dia tunjukkan, menurut saya dia melampaui ekspektasi," ujar Kenan Sofuoglu selaku manajer Toprak.
Menariknya, Toprak diprediksi bisa meraih beberapa podium di musim perdananya di MotoGP 2026 nanti. Meskipun Toprak masih perlu melakukan beberapa penyesuaian baik dari segi strategi dan cara mengatasi masalah.
“Saya pikir dia bisa meraih beberapa podium. Terkadang Anda membutuhkan keberuntungan, baik itu cuaca atau cengkeraman ban. Namun, saya pikir dia akan menemukan cara untuk melakukannya,” sebutnya.
Di ajang MotoGP 2026, Toprak tidak bisa menggunakan nomor kebanggannya pada ajang WSBK yakni #54, karena nomor itu sudah digunakan oleh Fermin Aldeguer.
Toprak pun menunjukkan nomor barunya yaitu #07 pada peluncuran tim Prima Pramac Yamaha. Nomor ini cukup bersejarah baginya, karena pernah digunakan saat masih merintis karir sebagai pembalap muda.