home ×
Digilife

Profil John McAfee, Tokoh Pembuat Antivirus Tewas Bunuh Diri

24 June 2021 By
Profil John McAfee, Tokoh Pembuat Antivirus Tewas Bunuh Diri
Share
Share
Share
Share

John McAfee (Foto: Instagram)

Uzone.id - Kesuksesan John McAfee yang dikenal sebagai perintis pembuat antivirus terkenal dengan nama dirinya, McAfee, berubah jadi tragis.

Pada  Selasa (23/6/2021) pengacara McAfee mengabarkan bahwa McAfee telah meninggal dunia di usia 75 tahun di penjara Spanyol.

Hari yang sama ketika pengadilan Spanyol memutuskan dia diekstradisi ke Amerika Serikat atas tuduhan penghindaran pajak.

Mari kita lihat lagi ke belakang. McAfee lahir di Inggris dan namanya terkenal di akhir tahun 1980-an berkat McAfee Associates, sebuah perusahaan perangkat lunak (software) yang pernah jadi standar utama keamanan komputer konsumen.

BACA JUGA: Pendiri Perusahaan Antivirus John McAfee Tewas Bunuh Diri

John McAfee / Instagram

Seperti dikutip Uzone.id dari Esquire, pada tahun 1994, McAfee mengundurkan diri dari perusahaan, yang kemudian mencapai puncak kejayaannya tanpa dirinya.

Sejak saat itu, perusahaan tesebut mencoba menjauhkan diri dari McAfee, bahkan mengubah nama perusahaan jadi Intel Security setelah pembelian senilai USD7,7 miliar atau sekitar Rp111 triliun (kurs Rp14.458 per USD1) pada tahun 2010 oleh produsen chip komputer Intel.

Mengapa perusahaan ingin menjauh dari McAfee?

Setelah menjual sahamnya dalam bisnis tersebut, McAfee melakukan serangkaian usaha bisnis yang usianya pendek, termasuk sistem pesan instan, penyedia firewall, dan peternakan untuk penerbangan.

Masalahnya dimulai ketika dia ke Belize, negara kecil di pesisir timur Amerika Tengah, pada tahun 2008, di mana dia mendirikan perusahaan QuorumEx.

Pada April 2012, atas kecurigaan laboratorium metamfetamin, Gang Suppression Unit dari kepolisian Belize menggerebek fasilitas penelitian QuorumEx.

Mereka menyita paspor McAfee dan senjata berlisensi, menembak anjingnya, dan memenjarakannya sebentar, sebelum tuduhan pembuatan obat tanpa izin dan kepemilikan senjata tanpa izin dijatuhkan.

Ketika polisi tiba, mereka menemukan McAfee di tempat tidur dengan gadis berusia 16 tahun.

John McAfee / Instagram

Kemudian pada tahun 2012, McAfee menjadi subjek hiruk-pikuk media seputar kematian tetangganya, Gregory Faull.

Faull mengecam gaya hidup McAfee yang mengganggu, yang ditandai dengan kerumunan gadis di bawah umur dan pengawalnya yang gaduh.

Faul mengeluh kepada walikota setempat, karena sembilan anjing milik McAfee sangat mengganggu.

Dua hari kemudian, asisten rumah tangga Faull menemukan majikannya itu tewas dengan dua luka tembak di kepala.

Ketika pihak berwenang setempat mencari McAfee sebagai "orang yang berkepentingan" dalam penyelidikan mereka, McAfee melarikan diri, dan mengklaim dirinya akan "dibungkam" jika dia dijebloskan ke penjara.

McAfee melakukan wawancara saat menjadi buronan sampai dia ditangkap di Guatemala pada bulan Desember.

McAfee ditolak suaka politiknya di Guatemala dan kemudian dia memalsukan dua serangan jantung di penjara untuk menghindari deportasi ke Belize. Namun McAfee malah dideportasi ke Miami.

Di AS, McAfee terus menjadi pemberitaan media-media. Pada tahun 2015, McAfee mengumumkan pencalonannya sebagai kandidat presiden Partai Cyber yang baru dibentuk. Akhir tahun itu, dia mengalihkan tiketnya ke Partai Libertarian.

Dia mencalonkan diri lagi untuk Libertarian dalam pemilihan 2020. Namun kali ini, dia mencalonkan diri di pengasingan, menyusul laporan bahwa dia, istrinya, dan empat staf kampanyenya sedang diselidiki untuk kejahatan pajak oleh IRS.

Pada Oktober 2020, McAfee ditangkap di Spanyol atas perintah AS. Dia dituduh gagal mengajukan pengembalian pajak selama empat tahun, meskipun meraup jutaan dolar dari pekerjaan konsultasi, mata uang kripto, hingga menjual hak pribadinya.

Dia juga dituduh menyembunyikan aset, seperti kapal pesiar dan real estat, atas nama orang lain.

Pada bulan Maret, McAfee didakwa atas tuduhan tambahan penipuan dan pencucian uang, dengan Departemen Kehakiman AS menuduh bahwa ia dan mitra bisnis telah menipu investor lebih dari USD13 juta atau sekitar Rp187,9 miliar, dengan mempromosikan mata uang kripto secara palsu.

McAfee menolak ekstradisi ke Amerika Serikat, dia mengklaim menghadapi penganiayaan politik. Pengadilan Spanyol memutuskan bahwa ekstradisi harus dilanjutkan.

Pada Selasa (23/6), sekitar jam 1 siang waktu setempat, McAfee ditemukan tewas di selnya di penjara Spanyol dekat Barcelona. Departemen Kehakiman Catalonia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa semuanya menunjukkan bahwa McAfee bunuh diri.

*Depresi bukan tindakan sepele. Keinginan bunuh diri merupakan gangguan kesehatan mental. Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh. Jika semakin parah, disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa. Atau hubungi komunitas Into the Light. Nomor 119 bisa digunakan untuk layanan psikologis dan panggilan ambulans. Apabila seseorang memiliki pemikiran bunuh diri, disarankan untuk segera mencari ke Puskesmas, Rumah Sakit, atau layanan kesehatan jiwa terdekat.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id