
Sebuah restoran hot pot di China tutup setelah promo 'all you can eat' meninggalkan hutang sekitar Rp1,4 miliar. Dilaporkan Chengdu Economic Daily, Restoran Jiamener di Kota Chengdu tutup minggu lalu setelah para pelanggan menikmati promo seharga Rp350 ribu selama dua minggu.
Dalam promo, pelanggan tinggal membayar dan menerima kartu keanggotaan yang memberi mereka hak atas semua makanan selama sebulan.
Beberapa pelanggan dilaporkan berbagi kartu mereka dengan keluarga dan teman-teman. Akibatnya jumlah makanan yang dikonsumsi pada satu pembelian melonjak.
"Perilaku para pengunjung yang tidak beradab adalah masalah kedua. Masalah utamanya adalah manajemen kami yang buruk," kata Su Jie seperti dilansir Chengdu Economic Daily.
Dilansir ABC, hot pot sangat populer di Chengdu, yang memiliki populasi lebih dari 10 juta orang. Diperkirakan ada sekitar 20.000 restoran hot pot tersebar di seluruh kota.
Menurut data yang dirilis oleh perusahaan internet raksasa China, Sina, warga Chengdu menghabiskan US$ 3 miliar untuk makan di restoran hot pot pada 2016, atau rata-rata lebih dari US$ 800 per orangnya.