
Uzone.id -- Raksasa chip Qualcomm belum lama ini memprediksi hambatan baru yang akan dihadapi pasar ponsel pintar yang diakibatkan oleh pandemi corona.
Qualcomm ‘meramalkan’ bahwa pengiriman ponsel pintar skala global akan anjlok sebanyak 30 persen dalam beberapa bulan ke depan.Prediksi tersebut menyusul dari proyeksi Qualcomm yang melihat bakal ada pengurangan demand ponsel pintar sekitar 21 persen pada kuartal pertama 2020.
Baca juga: Teknoloi AI Qualcomm Ini Bisa Bikin Kamera Ponsel Makin Pintar
Sejauh ini, ada tiga faktor yang berkaitan dengan pandemi COVID-19 yang diprediksi Qualcomm akan turut berdampak pada penjualan ponsel untuk beberapa bulan ke depan, berikut rinciannya:
Baca juga: Juli 2020, Teknologi Sidik Jari Qualcomm Bakal Bombardir Pasar Smartphone
Mengutip The Verge, Qualcomm saat ini masih berupaya untuk memenuhi harapan pendapatan perusahaan pada kuartal kedua 2020 meskipun pada kuartal pertama ada penurunan permintaan, yakni di angka USD 5,2 miliar.
Lebih lanjut, Qualcomm juga memaparkan faktor lain yang tidak berkaitan dengan virus corona namun tetap dapat berpengaruh pada pendapatan perusahaan, termasuk masalah lisensi dengan Huawei, perilisan jaringan 5G, dan ketergantungan terhadap segmen pasar premium.