
Maui, Hawaii, Uzone.id - Di panggung Snapdragon Summit 2025 yang berlangsung di Maui, Hawaii, Amerika Serikat (AS), Samsung secara tidak langsung memberikan sinyal kuat kalau Galaxy S26 Series yang akan datang bakal ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Suksesor Samsung Galaxy S25 Series itu bahkan bisa saja jadi yang pertama memanfaatkan secara penuh kemampuan kamera dari CPU Oryon generasi ketiga itu.Hal ini diungkapkan oleh Dr. Won-Joon Choi, President and COO Mobile Experience Business Samsung, yang hadir menjelaskan kemitraan erat antara Samsung dengan Qualcomm. Di atas panggung, ia menyoroti bagaimana kolaborasi kedua perusahaan di dua generasi Galaxy S sebelumnya yang melahirkan ‘ponsel AI pertama di dunia’.
"Kami bangga menjadi mitra dekat Qualcomm di setiap momen krusial. Ke depannya, kami akan memperdalam kolaborasi ini lebih jauh lagi," ujar Choi di atas panggung.
“Bersama-sama, kami memastikan bahwa pelanggan kami dan semua orang di sekitar mereka dapat menikmati kehidupan yang lebih kaya dan terhubung,” jelasnya.
Samsung memang disebutkan dalam daftar resmi merek yang akan meluncurkan perangkat dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru. Namun, Kehadiran petinggi Samsung di acara Qualcomm ini seakan menjadi penegasan, apalagi CEO Qualcomm, Cristiano Amon, juga sempat naik ke panggung bersama Choi untuk foto bersama.
Dan jika tradisi berlanjut, Galaxy S26 series hampir pasti akan mendapatkan edisi spesial ‘for Galaxy’. Artinya, Samsung akan dibekali versi chipset yang telah di-overclocked dari versi standarnya.
Padahal, versi standar Snapdragon 8 Elite Gen 5 saja sudah dinobatkan sebagai CPU mobile tercepat di dunia dengan kecepatan 4,6GHz. Berdasarkan peningkatan di seri sebelumnya, bukan tidak mungkin Galaxy S26 Ultra nantinya bisa dibenamkam prime-core dengan clock-speed yang lebih tinggi.
Bukan cuma embel-embel ‘for Galaxy’ yang mungkin disematkan pada Galaxy S26 Series, tampaknya ada satu fitur kunci yang sengaja ‘disimpan’ Qualcomm untuk ponsel flagship Samsung itu. Fitur tersebut adalah codec Advanced Professional Video (APV) yang memang dikembangkan Samsung dan juga Qualcomm.
Qualcomm mengklaim APV mampu menangkap kualitas video near-lossless dan membuka kemampuan editing pasca-produksi yang jauh lebih detail. Dan yang menarik, salah satu perwakilan Qualcomm, Judd Heape selaku VP Product Management Qualcomm, kasih petunjuk yang sangat spesifik soal kapan perangkat pertama dengan codec APV akan hadir di pasaran.
"Saya tidak tahu OEM mana, tapi saya perkirakan itu akan terjadi pada Januari 2026," jawabnya.
Waktu yang disebutkannya sangat cocok dengan jadwal peluncuran tahunan seri Samsung Galaxy S. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun merek lain mendapatkan chip-nya lebih awal, Galaxy S26 Series akan menjadi ponsel Android pertama yang hadir dengan teknologi video profesional tersebut.