Rahasia di Balik Tipisnya Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
Galaxy Z Fold8 Ultra adalah ponsel lipat Samsung tertipis dan kuat berkat teknologi Flex Titanium pada layar, Apa itu Flex Titanium?
Rahasia bodi tipis Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra (foto: Rangga/Uzone)
Highlight Artikel
- Galaxy Z Fold8 Ultra merupakan Galaxy Z Fold tertipis yang pernah dibuat Samsung, dengan ketebalan hanya 4,1 mm saat dibuka.
- Ketipisan tersebut didukung teknologi baru Flex Titanium, struktur layar yang terdiri dari titanium-alloy film dan titanium plate.
- Flex Titanium berfungsi memperkuat panel, menyerap tekanan, mengurangi tampilan lipatan layar, dan memungkinkan layar fleksibel tetap tipis.
- Ketipisan Fold8 Ultra juga hasil dari Armor FlexHinge yang didesain ulang, serta penggunaan Armor Aluminum dan Gorilla Glass untuk perlindungan.
Uzone.id - Ada satu hal yang langsung terasa ketika Galaxy Z Fold8 Ultra dibuka. Bukan cuma karena layarnya sekarang mencapai 8 inci, tapi karena bodinya terlihat sangat tipis.
Dalam keadaan terbuka, ketebalannya hanya 4,1 mm. Saat dilipat menjadi 8,9 mm dengan bobot 215 gram. Samsung bahkan menyebut Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai Galaxy Z Fold paling tipis yang pernah dibuatnya.Untuk ponsel yang punya layar fleksibel, engsel dan dua bagian bodi yang harus bertemu ketika ditutup, angka tersebut cukup menarik.
Masalahnya, membuat ponsel lipat semakin tipis bukan cuma urusan memangkas material. Ada layar yang harus tetap bisa ditekuk berkali-kali, sementara bagian dalamnya juga harus mampu menghadapi tekanan ketika perangkat dibuka, dilipat atau tidak sengaja terbentur.
Samsung mencoba menjawab persoalan tersebut lewat teknologi baru bernama Flex Titanium. Apakah itu?
Apa itu Flex Titanium?
Flex Titanium merupakan struktur baru pada layar foldable Samsung. Di dalamnya terdapat dua komponen berbasis titanium, yakni titanium-alloy film dan titanium plate.
Keduanya ditempatkan pada lapisan peredam guncangan di bawah panel layar. Jadi, titanium bukan sekadar ditempelkan sebagai lapisan pelindung di bagian luar, tetapi menjadi bagian dari struktur yang menopang layar fleksibel.
Gampangnya begini.
Layar foldable harus fleksibel karena setiap hari akan dibuka dan ditutup. Tapi fleksibel bukan berarti boleh terlalu bebas bergerak. Panel tetap membutuhkan struktur yang bisa menjaga bentuknya ketika menerima tekanan.
Di situlah lapisan titanium tersebut bekerja.
Samsung mengatakan struktur baru ini membantu memperkuat panel, menyerap tekanan dan mengurangi tampilan lipatan pada layar. Struktur tersebut juga dirancang agar layar tetap bisa menekuk tanpa membutuhkan konstruksi yang lebih tebal.
Ada satu persoalan lain yang coba diselesaikan.
Semakin sering layar dilipat, bagian tengah panel tentu menjadi area yang paling banyak mengalami perubahan bentuk. Kalau struktur di bawahnya terlalu mudah berubah, lipatan bisa semakin terlihat seiring waktu.
Alhasil, bukan sekadar layar lebih kuat yang didapat, tetapi layar yang bisa dibuat lebih tipis tanpa harus mengorbankan struktur pendukungnya. Hasilnuya bisa dilihat langsung ketika Fold8 Ultra dibuka.
Yang tipis bukan cuma layarnya
Flex Titanium memang menjadi bagian penting, tapi ketipisan Galaxy Z Fold8 Ultra tidak datang dari satu material saja.
Samsung juga mengubah Armor FlexHinge. Engsel ini dibuat lebih tipis sekaligus tetap kaku, sementara mekanisme magnet, tegangan layar dan bentuk bagian tepi layar juga disesuaikan agar proses membuka perangkat terasa lebih ringan.
Jadi ada beberapa bagian yang harus bekerja bersama.
Layar harus cukup fleksibel. Engsel harus kuat tetapi tidak boleh terlalu besar. Bodi harus tetap melindungi komponen di dalamnya. Semua itu harus masuk ke perangkat yang ketika dibuka hanya setebal 4,1 mm.
Karena itu, angka 4,1 mm sebenarnya bukan hanya cerita soal desain. Ada banyak hal yang harus dipadatkan di baliknya.
Samsung tetap menggunakan frame Armor Aluminum untuk melindungi bagian tepi dan komponen internal. Di bagian depan terdapat Corning Gorilla Glass Ceramic 3, sedangkan bagian belakang memakai Gorilla Glass Victus 2. Galaxy Z Fold8 Ultra juga memiliki sertifikasi IP48 untuk perlindungan terhadap air dan benda asing tertentu.
Lalu seberapa tangguh Flex Titanium?
Samsung memang menyebut Flex Titanium meningkatkan durabilitas dan membantu mengurangi tampilan lipatan. Namun, teknologi tersebut bukan berarti layar Galaxy Z Fold8 Ultra berubah menjadi layar yang tidak bisa rusak.
Layar foldable tetap membutuhkan perlakuan yang berbeda dari layar smartphone biasa.
Yang berubah adalah struktur pendukungnya.
Samsung melakukan pengujian terhadap panel foldable dalam berbagai kondisi untuk memastikan struktur tersebut mampu menghadapi siklus buka-tutup yang panjang. Dalam sesi pengenalan teknologinya, Samsung juga menunjukkan pengujian terhadap kondisi suhu berbeda dan tekanan pada panel.
Artinya, fokus Flex Titanium bukan membuat layar menjadi kebal.
Lebih tepatnya, Samsung mencoba membuat bagian yang paling banyak bekerja di dalam sebuah ponsel lipat punya struktur yang lebih siap menghadapi pekerjaan tersebut.
Dan ini penting karena layar adalah salah satu bagian yang paling menentukan umur sebuah foldable.
Kok bisa Galaxy Z Fold8 Ultra dibuat setipis ini?
Jawabannya bukan cuma Flex Titanium.
Samsung membuat struktur layar lebih tipis sekaligus lebih kuat, merancang ulang FlexHinge agar lebih ringkas, lalu tetap menggunakan Armor Aluminum dan lapisan kaca pelindung untuk menjaga bagian luar perangkat.
Semua harus masuk ke ruang yang sangat terbatas. Layar tetap harus bisa ditekuk, engsel harus kuat, sementara bodi harus mampu melindungi komponen di dalamnya.
Flex Titanium membantu menopang dan meredam tekanan pada layar fleksibel, sedangkan FlexHinge dan konstruksi bodi mengambil peran masing-masing.
Jadi, Galaxy Z Fold8 Ultra bisa mencapai 4,1 mm bukan karena satu teknologi alien. Samsung mengurangi ketebalan di beberapa bagian sekaligus, lalu menyusunnya kembali agar tetap bisa bekerja sebagai satu perangkat.
Semua agar bisa dapat ponsel lipat paling tipis, paling kuat tapi tetap punya durabilitas baik dan fungsional yang memadai.
FAQ Artikel
Apa itu teknologi Flex Titanium pada Galaxy Z Fold8 Ultra?
Flex Titanium adalah struktur baru pada layar foldable Samsung, terdiri dari titanium-alloy film dan titanium plate, yang ditempatkan di lapisan peredam guncangan di bawah panel layar.
Bagaimana Flex Titanium berkontribusi pada ketipisan dan kekuatan layar?
Struktur ini membantu memperkuat panel, menyerap tekanan, dan mengurangi tampilan lipatan pada layar, sekaligus memungkinkan layar tetap menekuk tanpa membutuhkan konstruksi yang lebih tebal.
Apakah Flex Titanium membuat layar Galaxy Z Fold8 Ultra kebal dari kerusakan?
Tidak, Flex Titanium meningkatkan durabilitas dan membantu mengurangi tampilan lipatan, namun layar foldable tetap membutuhkan perlakuan berbeda dari layar smartphone biasa dan bukan berarti kebal kerusakan.
Selain Flex Titanium, faktor apa lagi yang membuat Galaxy Z Fold8 Ultra sangat tipis?
Ketipisan juga berasal dari engsel Armor FlexHinge yang dibuat lebih tipis, mekanisme magnet, tegangan layar, bentuk tepi layar, serta penggunaan frame Armor Aluminum dan Gorilla Glass untuk perlindungan.