
-
Bir merupakan salah satu minuman fermentasi yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Selain karena harganya jauh lebih terjangkau daripada whisky atau tequila, bir memiliki citarasa pahit yang khas. Jika konsumen menginginkan rasa pahit yang lebih intens maka bir hitam patut masuk pilihan.
Umumnya, bir hitam diracik menggunakan dua hingga tiga jenis gandum atau malt. Ingin mendobrak tradisi lama, produsen bir lokal Indonesia PT Bali Hai Brewery Indonesia (BHBI) mencoba terobosan baru dengan menggunakan empat jenis malt.
Brew master PT BHBI, Daniel To menuturkan, empat malt yang digunakan merupakan hasil seleksi dari 20 jenis malt terbaik di dunia.
"Dari 20 jenis itu kami saring menjadi tujuh jenis baru, untuk kemudian dipersempit menjadi empat jenis malt yang pas untuk racikan bir," ujar Daniel dalam peluncuran produk anyarnya di Hard Rock Cafe, SCBD, Jakarta, Selasa (4/12).
Lihat juga:Mengintip Ruang Pembuatan Bir Lokal Indonesia |
Pemanasan membuat malt berwarna agak gelap. Bir pun berwarna gelap dan mempunyai cita rasa cokelat dan kacang.
|
Salah satu jenis malt yang digunakan untuk meracik bir hitam Panther Black. (CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
|
Proses meracik bir hitam berlabel Panther Black ini terbilang rumit. Pasalnya, bir harus disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.
Saat dicicipi, bir memiliki rasa lebih pekat daripada bir putih. Rasa pahit perlahan berganti menjadi rasa manis. Tapi bukan berarti rasa pahit pada bir benar-benar hilang. Rasa pahit itu akan muncul pada after taste bir.
"Untuk mendapatkan aromanya, minumlah bir menggunakan gelas," ujar Daniel.
Lihat juga:Cerita Rahasia Dapur Brendi Khas Prancis |
Dalam kesempatan yang sama, Erwin Ruffin, marketing manager PT BHBI, mengklaim produk baru mereka sebagai satu-satunya bir hitam yang diracik menggunakan empat jenis malt.
Semangat inovasi baru ini terinspirasi dari kisah perjalanan band rock AC/DC. Keberhasilan band asal Australia ini dengan vokalis barunya, Brian Johnson, dengan album yang melejit menjadi salah satu yang mendorong PT BHBI untuk menelurkan bir hitam dengan empat jenis malt ini.
"Waktu band meluncurkan album baru, album pun melejit sampai jadi lifetime achievement. Ini yang kami pakai sebagai inspirasi," ujar Erwin dalam kesempatan yang sama..