
Uzone.id - Ada kabar gembira buat pengguna transportasi umum di Jakarta, karena khusus hari ini, Senin (22/6), kamu bisa keliling kota naik transportasi umum cuma dengan modal Rp 1 saja. Program spesial ini dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk merayakan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Berdasarkan informasi dari Instagram Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, tarif hemat ini berlaku selama tiga hari, yakni tanggal 22, 27, dan 28 Juni 2026.Pengguna transportasi umum bisa menikmatinya saat menggunakan layanan Transjakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta.
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan kalau tarif khusus ini adalah wujud apresiasi bagi masyarakat sekaligus langkah konkret untuk mengajak lebih banyak warga beralih ke transportasi publik.
"Secara khusus nanti, untuk menyambut HUT Jakarta pada tanggal 22 Juni, 27-28 Juni kita akan membebaskan transportasi umum," kata Pramono dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.
Perlu dicatat, tarif Rp 1 ini berlaku untuk layanan Transjakarta (BRT, Non BRT, Transjabodetabek), MRT Jakarta, serta LRT Jakarta rute Velodrome-Pegangsaan Dua.
Kabar baiknya, tidak ada syarat khusus untuk menikmati promo ini, artinya semua pengguna layanan tersebut bisa langsung berangkat.
Soal pembayaran, caranya sama sekali tidak ribet. Kamu bisa menggunakan kartu uang elektronik (KUE) seperti Bank Mandiri E-Money, Bank BCA Flazz, Bank BNI Tap Cash, Bank BRI Brizzi, Kartu JakLinko, KMT, dan Jakcard. Aplikasi JakLingko dan My MRTJ juga tetap bisa digunakan.
Untuk layanan lainnya seperti Mikrotrans, Transjakarta Cares (layanan penugasan Transportasi Jakarta lainnya), serta layanan gratis bagi masyarakat berdasarkan Pergub DKI Jakarta No. 133 Tahun 2018 tentang Pelayanan Transjakarta Gratis dan Bus Gratis bagi Masyarakat Tertentu yang telah memiliki tarif Rp 0, tetap berlaku sesuai tarif awal.
Sebelumnya tarif Transjakarta ini sedang ramai dibahas, karena direncanakan untuk mengalami kenaikan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa kebijakan tarif lama yang dipukul rata untuk semua jarak sudah tidak lagi relevan, terutama untuk layanan jarak jauh seperti rute Transjabodetabek.
"Tidak mungkin rute Blok M ke Soekarno-Hatta hanya Rp3.500. Jika dibandingkan dengan moda transportasi lain seperti Damri, harga rata-ratanya sudah di atas Rp100.000," ujar Pramono.
Kabarnya tarif baru Transjakarta akan disesuaikan antara Rp10.000-Rp15.000, namun angka tersebut belum difinalisasi dan akan segera diumumkan dalam waktu dekat.