
Uzone.id - Akhirnya, Xiaomi 17 Series resmi juga di pasar global. Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, keduanya melenggang di panggung Mobile World Congress (MWC) 2027 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Xiaomi tak membawa varian 17 Pro dan 17 Pro Max ke pasar global. Padahal, keduanya pun cukup dinanti-nanti, apalagi kalau bukan karena hadirnya layar kedua pada bodi belakangnya, memungkinkan pengguna untuk selfie dengan kamera belakang, atau sekadar berinteraksi dengan layar yang lebih kecil.Kembali ke bahasan utama, Xiaomi 17 Ultra menjadi tipe dengan spesifikasi paling tinggi, terutama di bagian kamera. Kamera utamanya saja menggunakan sensor 50 MP Light Fusion 1050L berukuran 1 inci yang didukung LOFIC HDR.
Kamera ini berpadu dengan lensa periscope telephoto dengan sensor 200 MP berukuran 1/1.4 inci yang punya focal length variabel dari 75mm ke 100mm. Kemudian, ada kamera ultrawide 50 MP dan kamera selfie 50 MP juga sebagai pelengkapnya.
Secara desain, 17 Ultra tampil lebih ramping dengan ketebalan 8,3mm, atau turun 1,1mm dari 9,4mm. Bodinya menggunakan material composite fiberglass untuk opsi warna Black dan White, sementara warna Starlit Green punya tekstur bercak mineral yang berkilau.
Di dalam bodinya, tersimpan baterai 6.000 mAh dengan fast charging 90W, wireless charging 50W, dan reverse charging 22,5W. Baterainya terbilang besar, meski turun 800 mAh dari versi di China. Soal dapur pacu, Xiaomi 17 Ultra bergantung pada chip Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Di depan, terpampang layar LTPO seluas 6,9 inci yang juga naik dari sebelumnya. Resolusinya 1.200 x 2.608 piksel dengan dukungan refresh rate 120Hz, HDR10+, serta Dolby Vision. Layarnya juga dilindungi Xiaomi Shield Glass 3.0 yang 30 persen lebih tahan gores dari Xiaomi 15 Ultra.
Spesifikasi Xiaomi 17
Beralih ke sang adik, Xiaomi 17 ditenagai chipset yang sama persis, Snapdragon 8 Elite Gen 5. Menariknya, kapasitas baterai HP ini justru lebih besar dari varian Ultra, yakni 6.330 mAh, meski tetap turun dari 7.000 mAh di versi China.
Pengecasannya tembus 100W yang juga lebih cepat dari Ultra, serta mendukung wireless charging 50W, dan reverse charging 22,5W.
Ponsel ini mengusung layar 6,3 inci berjenis LTPO dengan refresh rate adaptif 1-120Hz, serta dilapisi kaca Xiaomi Shield juga. Ada empat opsi warna yang tersedia, mencakup Ice Blue, Alpine Pink, Black, dan Venture Green.
Di bagian kamera, Xiaomi 17 mengandalkan sensor 50 MP Light Fusion 950 berukuran 1/1.31 inci, lensa telephoto 50 MP dengan kemampuan 2,6x optical-zoom yang bisa memotret tele-macro, serta kamera ultrawide dan kamera depan masing-masing 50 MP.
Harga dan ketersediaan
Xiaomi 17 dibanderol dengan harga mulai EUR999 atau setara Rp19,7 jutaan untuk model 12/256 GB, dan tersedia juga varian 12/512 GB. Sedangkan Xiaomi 17 Ultra dijual mulai EUR1.499 atau setara Rp29 jutaan untuk model 16/512 GB, dan tersedia juga untuk versi 1 TB.
Perlu diingat, harga ponsel di Eropa memang biasanya lebih tinggi dari negara lainnya. Kemungkinan besar, saat Xiaomi 17 dan 17 Ultra masuk ke negara lain, tak terkecuali di Indonesia, harganya jadi lebih terjangkau lagi.
Sebagai tambahan, Xiaomi turut meluncurkan Photography Kit khusus untuk Xiaomi 17 Ultra seharga USD199 atau sekitar Rp 3,3 jutaan. Kit ini hanya seberat 48 gram, dilengkapi tombol shutter dua tahap, tombol rekam video khusus, dan tersedia dalam warna Black, White, serta Purple.
Ada juga Xiaomi 17 Ultra Photography Kit Pro seharga EUR199 atau Rp3,9 jutaan. Desainnya mengambil inspirasi dari kamera ikonik Leica dengan balutan material kulit PU, punya dudukan jempol, dan tombol shutter yang bisa dibongkar pasang.
Varian Pro juga sudah ditanam baterai tambahan sebesar 2.000 mAh, sehingga aksesori ini bisa berfungsi juga sebagai powerbank.