
Pemilik sebuah restoran yang menjual makanan khas Korea Utara di Seoul, Korea Selatan, terpaksa mencopot foto Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un setelah mendapat banyak kritik dari warganet.
Aparat keamanan Korsel mengatakan sang pemilik restoran menanggalkan foto Kim Jong-un dan bendera Korut "secara suka rela" pada Minggu pekan lalu, setelah memicu perdebatan dan viral di media sosial.
Pihak berwenang Korsel dilaporkan tengah menyelidiki apakah sang pemilik telah melanggar undang-undang keamanan akibat memajang foto Kim Jong-un. Sebab, di bawah hukum Korsel, pihak yang kedapatan memuji rezim Korut bisa dipenjara hingga tujuh tahun.
Dilansir Associated Press, meski foto Kim Jong-un dan bendera Korut telah dicopot, restoran tersebut masih memajang sejumlah lukisan sarat dengan slogan-slogan propaganda Korut.
Hingga kini belum jelas apakah pemilik resto juga akan mencopot lukisan dan slogan-slogan itu. Sang pemilik rumah makan juga belum menyatakan niat apakah ia akan mengganti konsep restorannya.
Sejumlah warga menentang konsep restoran yang sarat propaganda Korut tersebut. Meski begitu, sebagian pembeli lainnya justru merasa penasaran dengan rumah makan tersebut.
"Saya pikir masih terlalu dini melakukan hal semacam itu (menampilkan potret atau bendera Korut). Namun, begitu restoran ini buka, saya akan datang ke sini murni karena penasaran," kata Park So-hyun, seorang karyawan perusahaan di Seoul.