icon-category Auto

Review: Honda Civic RS, Harga Mahal karena Jadi Legenda

  • 24 May 2022 WIB
  • Bagikan :
    All New Honda Civic RS (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - Civic ya Civic. Mobil ini sulit tergantikan bagi konsumen yang sudah fanatik sama model ini.

    Wajar saja, perjalanan Civic sangat panjang dengan kemunculan generasi 1 versi dua pintu di tahun 1972.

    Namun, Indonesia kedatangan Civic pertama kali tahun 1972 dengan model empat pintu.

    Hingga akhirnya muncul All New Honda Civic RS yang masuk generasi 11 yang diperkenalkan bulan Oktober 2021.

    FOTO: Tampilan Eksterior dan Interior Suzuki Ertiga Hybrid

    Perbedaannya tentu saja sangat kontras, Civic awalnya dibuat hatchback hingga akhirnya dibuat versi sedan. Kemudian, fitur-fitur yang tanamkan, Honda selalu membuat pengembangan hingga muncul fitur keselamatan Honda Sensing pada Civic generasi 11.

    Honda Civic RS kini menjelma jadi sedan yang canggih dengan adanya fitur Honda Sensing tadi.

    Ciri khas Civic generasi 11 yang tetap dijaga seperti generasi sebelumnya adalah fun to drive. Namun, pengembangan di sektor mesin 1.498cc DOHC 4 silinder Inline 16 katup VTEV Turbo bertenaga 178 ps. Meningkat 5 ps dibandingkan generasi 10 yang cuma 173 ps.

    Ketika kami coba mengendarai mobil yang dijual mulai Rp584.900.000 ini, kami cukup kagum dengan akselerasi mesin hingga kenyamanan berkendara. Warna Ignite Red Metallic yang melekat pun kami suka.

    Tenaga besar bukan berarti mesin turbonya boros. Dijamin, mobil ini irit bensin. Kami coba menyusuri Jalan Margonda Raya, Depok, hingga Pancoran, Jakarta Selatan, di pagi hari yang terkenal horor dengan kemacetannya. Konsumsi bensinnya bisa mencapai 15 kpl.

    Cukup irit menurut kami, apalagi mobil ini tidak membawa fitur idling stop. Selain itu, kami suka dengan fitur Drive Mode (Sport, Normal, Econ) yang bisa menyesuaikan gaya berkendara.

    Untuk di jalan raya yang padat kendaraan, fitur Econ sudah cukup meskipun tenaganya paling kendor. Sedangkan mode Sport sangat diandalkan ketika ingin menyalip di kendaraan lain. 

    BACA JUGA: Wajib Tahu! Ini Bedanya BEV, HEV, PHEV, Mild Hybrid pada Mobil Listrik

    kami juga suka dengan kamera pada spion kiri yang memperlihatkan kondisi sisi kiri mobil di layar saat sein kiri di nyalakan. Sedangkan spion bagian kanan tidak terdapat kamera.

    AC pada Civic RS juga cukup dingin ditambah adanya fitur dual zone 

    Teknologi Honda Sensing pada All New Honda Civic RS sangat lengkap, yakni Collision Mitigation Brake System (CMBS), Adaptive Cruise Control (ACC with LSF), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation System (RDM), Auto High Beam (AHB), dan Lead Car Departure Notification (LCDN).

    CMBS membantu kami selalu aware dengan apa yang berada di depan kendaraan. Fitur ini selalu memberi tahu ketika mobil kita ada potensi bertabrakan sehingga kami selalu siap saat ada peringatan warna merah di layar TFT

    ACC with LSF juga sangat membantu menjaga kesetabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeksi di depan.

    Selain itu, membantu mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan tanpa harus menginjak rem atau gas apabila kendaraan yang terdeteksi berhenti.

    Fitur LKAS juga sangat membantu kami ketika menjaga mobil ini agar tetap berada di jalur yang terdeteksi. Setir akan bergetar jika mobil keluar jalur.

    LKAS layaknya semi otonom. Namun, setir harus tetap dipegang dan biarkan mobil yang mengontrol. Jika setir tidak dipegang dalam beberapa detik, peringatan merah akan muncul di layar TFT.

    BACA JUGA: Community Week: Alasan Orang Jatuh Cinta Sama Toyota Kijang Super

    RDM membantu kami saat sistem mendeteksi mobil keluar dari garis jalur.

    Ketika kita melakukan perjalanan jauh lewat tol Jakarta-Surabaya, tentu saja mobil yang membawa fitur-fitur tersebut akan sangat membantu pengemudi sehingga bisa membawa mobil sesantai mungkin.

    Kami juga suka dengan Instrumen cluster sudah full LCD. Segala informasi yang ditampilkan bisa sangat jelas. Kemudian, 

    Jok di belakang kemudi terasa nyaman ditambah sudah full electric seat. Sayangnya, tidak terdapat memori seat yang bisa cepat mengatur posisi jok sesuai gaya berkendara kita.

    Untuk kekedapan kabin juga sudah cukup baik, menurut kami. Meskipun tidak sekedap mobil premium dari brand Eropa. Suspensi Civic RS juga dirasa nyaman saat melewati polisi tidur.

    Wah, itu semua soal kelebihan Civic RS ya. Lalu, apa kekurangan mobil ini? Kalau menurut kami, tata suara pada Civic RS masih kurang baik. Bagi yang kupingnya 'jahat' akan mendengar musik-musik akustik yang keluar dari speaker mobil ini kurang sempurna.

     

     

      

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini