Gadget

Review Infinix Note 8: Ponsel Rp2,5 Juta untuk Gamer Pemula

  • 30 December 2020
  • Bagikan :

    Uzone.id - Ponsel di rentang harga Rp 2 jutaan semakin bermunculan menjelang penutupan tahun. Infinix Note 8 adalah salah satu yang turut meramaikan pasar Indonesia. Ponsel ini rilis dengan dua varian memori dan harga.

    Yang ada di meja redaksi Uzone.id kali ini adalah varian yang paling unggul, yaitu Infinix Note 8 RAM 6GB dan ROM 128GB yang dijual seharga Rp2,549 juta.

    Dari bodinya, ponsel ini kelihatan jumbo. Desain belakangnya juga menarik perhatian. Tapi apakah performanya sebombastis penampilannya? Berikut pengalaman kami menggunakan Infinix Note 8 selama sekitar satu minggu.

    Desain seperti ponsel flagship

    Dari segi penampilan, Infinix Note 8 punya desain yang keren, Apalagi desain kameranya yang unik dan memberikan kesan berkelas. Bila terkena cahaya, bodi belakangnya akan menampilkan pendar warna seperti pelangi.

    Penampilan Infinix Note 8 benar-benar seperti ponsel flagship. Sayangnya, bekas sidik jari bisa tertinggal di bagian belakang bodi ponsel.

    (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)

    Soal ukuran, Infinix Note 8 memiliki dimensi 175,3 x 78,76 x 8,95 mm. Ketika digenggam, ponsel ini terasa besar dan panjang. Ukurannya yang jumbo ini semakin memberikan kesan kokoh pada ponsel.

    Layarnya masih HD +

    Soal layar, Infinix Note 8 ini hadir dengan layar 6,95 inci. Menurut kami, bezelnya cukup tebal dengan rasio layar ke bodi sekitar 83 persen).

    Layarnya juga masih HD + dengan resolusi 720x1640 piksel. Jadi, ketika kami pakai untuk menonton koten di YouTube, opsi untuk Quality mentok di 720 piksel, tidak setajam 1080 piksel.

    (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)

    Di bagian atas layar, Infinix Note 8 mengusung dual punch hole untuk penempatan kamera 16MP dan portrait lens. Selama pemakaian, layar ponsel ini kurang responsif.

    Contohnya, ketika kami mau menggeser ke opsi fitur-fitur lain di kamera, kami harus benar-benar menekan layar untuk bisa bergeser ke fitur lain.

    Skor performa lebih unggul dari ponsel seharga Rp2,99 juta

    Infinix Note 8 ditenagai Helio G80. Ponsel juga diklaim menjadi yang pertama menggunakan chipset Helio G80, dibandingkan dengan seri-seri Infinix lainnya.

    Seperti yang sudah kami sampaikan, ponsel ini memiliki RAM 6GB dan ROM 128GB. Ketika kami pakai untuk bermain PUBG Mobile selama sekitar satu jam lebih, kami bisa bermain dengan cukup lancar.

    Speaker dari ponsel ini juga mantap. Kami tidak perlu mengatur volume sampai maksimal untuk bisa mendengar derap langkah lawan. Kami cukup mengatur volume sekitar 70 persen.

    Infinix Note 8 juga memiliki kapasitas baterai 5200 mAh. Setelah kami benchmark menggunakan PC Mark, skor batery life ponsel ini adalah 15 jam 40 menit. Sebagai gambaran soal performa, berikut hasil pengujian kami terhadap Infinix Note 8 menggunakan beberapa aplikasi benchmark:

    Data: Uzone.id

    Sebagai gambaran juga, bila dibandingkan dengan Galaxy A21s yang dijual seharga Rp2,99 juta, dengan prosesor Exynos 850, skor benchmark Infinix Note 8 lebih tinggi.

    Data: Uzone.id

    Kembali bicara soal baterai, Infinix Note 8 juga didukung pengisian daya super 18W. Untuk mengisi baterai sekitar 12 persen, kami butuh waktu 15 menit. Waktu yang cukup lama, menurut kami.

    Tapi itu tidak masalah, selama kapasitas baterainya besar, karena bisa awet hampir seharian untuk pemakaian ringan.

    Kamera pas

    Infinix Note 8 hadir dengan empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama beresolusi 64MP, portrait lens, macro lens, AI lens with quad-flash light. Sayangnya, tidak ada keterangan resolusi kamera-kamera tersebut pada kotak penjualan ponsel.

    Untuk ponsel seharga Rp2,549 juta, Infinix Note 8 ini memiliki fitur kamera yang lumayan banyak. Ada AI Cam, Beauty, Bokeh, Super Night, Google Lens, bahkan ada fitur ultra steady untuk stabilisasi saat perekaman video.

    Untuk hasilnya fotonya tidak terlalu bagus, tidak pula terlalu jelek. Untuk mempercantik feed di Instagram, kami menilainya pas. Kami suka hasil foto objek kecil dari jarak dekat menggunakan fitur AI Cam. Hasilnya tampak detail dengan blur pada latar belakang terlihat halus.

    Untuk memotret pemandangan, kami lebih suka hasil fitur Beauty, dibandingkan AI Cam. Objek-objek yang tampak pada foto jauh lebih berwarna.

    Hasil foto pakai fitur Beauty. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)

    Hasil foto pakai fitur AI Cam. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)

    Satu hal yang kami kurang sreg adalah hasil foto Super Night. Infinix Note 8 memang bisa menghasilkan foto yang terang di malam hari menggunakan fitur ini. Namun, hasilnya kurang tajam.

    Hasil foto Super Night. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)
    Hasil foto pakai fitur AI Cam. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)
    Hasil foto pakai fitur Bokeh. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)

    Kesimpulan

    Infinix Note 8 hadir dengan performa yang baik di kelasnya. Bahkan, berdasarkan hasil benchmark kami skor pengujian performa ponsel ini jauh lebih unggul dibandingkan ponsel seharga Rp2,99 juta.

    Jadi, ponsel ini cocok sekali untuk para gamer pemula. Bodi dan kapasitas baterainya yang besar tentu semakin membuat nyaman para pengguna dalam bermain game. Penampilannya juga keren, seperti ponsel flagship.

    Sayangnya, bodi besar dan layar lebar pada ponsel ini tidak didukung oleh resolusi layar yang tajam. Infinix Note 8 hanya hadir dengan layar HD + beresolusi 720x1640 piksel.

    }); setTimeout(function(){ $(".modal2").addClass('hilang'); }, 30000);