
Uzone.id - Kalau kalian masih ingat sensasi viral dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas'ud yang beli mobil miliaran untuk operasional di Kalimantan yang jalanannya ancur banget, seharusnya beliau bisa melirik yang satu ini, Jetour T2.
Urusan tampang, ini mobil udah gahar banget, rigged, berkesan kokoh dan tangguh, ya karena memang dirancang sedari awal untuk jadi SUV seperti itu.Menariknya, Jetour berhasil memadukan antara ketangguhan sebuah SUV, kenyamanan dan kemewahan mobil flagship dan kecanggihan teknologi.
Tangguh Luar Dalam
Ketangguhan Jetour T2 sudah diperlihatkan dari bagian eksteriornya. Gaya boksi yang lagi jadi tren di kalangan SUV dengan tambahan 'otot' yang bukan pajangan.
Bumper kokoh dan punya approach angle besar, memastikan setiap tanjakan bisa dilalui mobil ini. Bagian kolong juga sudah pakai pelindung dari metal untuk melindungi mesin.
Kap mesin yang diperkuat, rangka model sangkar dengan kekuatan mirip roll-bar, sampai bagian atap yang juga sudah diperkuat, memastikan Jetour T2 bisa diajak bertualang ke segala medan.
Masuk ke kabin, sejumlah detail juga diperhatikan Jetour dan sama kayak di luar, gak sekedar gimmick untuk terlihat tangguh. Tuas, kenob, sampai tombol-tombol masih melimpah di mobil ini.
Sejumlah handgrip yang juga kokoh dan mantap di genggam, juga memastikan penumpang tetap merasa aman ketika harus ber-offroad di medan berat.
Bahkan, Jetour sudah melengkapi T2 dengan sistem penggerak X-WD Intelligent 4WD System garapan BorgWarner, dan menyematkan sistem suspensi independen di semua rodanya.
Dengan sistem penggerak cerdas tersebut, Jetour membagi ke dalam 7 mode berkendara, mulai dari Normal, ECO, Sport, Rock, Sand, Snow, Mud dan yang paling istimewa X mode.
X Mode memungkinkan traksi ban terbagi seuai dengan kebutuhan traksi, agar mobil selalu menapak dan mendapat grip optimal di setiap permukaan jalan.
Sampai, Jetour juga menambahkan fitur Crawl Control pada T2, sebuah fitur off-road pintar yang secara otomatis mengatur gas dan rem agar mobil bisa melaju merayap dengan kecepatan konstan ketika menghadapi tanjakan.
Begitu juga dengan fitur Wading Radar di mobil ini, yang memastikan kita bisa mengetahui kedalaman air yang hendak diterabas ketika ada genangan atau banjir, dan juga kamera 540 sebagai pelengkap.
Semua itu memastikan kalau Jetour T2 memang bukan SUV gahar yang modal tampang aja, tapi benar-benar merancang mobil ini untuk bisa digunakan di berbagai kondisi jalan.
Impresi Berkendara
Bicara impresi berkendar, mobil ini juga relatif aman. Kami sudah mencobanya di medan offroad dan sama sekali tidak ada masalah. Begitu juga di perkotaan yang padat merayap dan semrawut.
Asiknya, dengan tampang seperti itu, membuat Jetour T2 tidak mudah terintimidasi di jalanan, malahan justru mobil ini yang tampangnya mengintimidasi banget.
Kekedapan kabinnya bikin nyaman dan padanan audio garapan Sony juga sukses membuat penumpang betah berlama-lama di dalam kabin ketika terjebak di kemacetan.
Redaman suspensinya juga pas, tidak keras pun tidak terlalu lembut dan mengayun, membuat berkendara di jalan perkotaan tetap terasa nyaman.
Jetour membekali T2 dengan mesin turbo berkapasitas 2.000cc. Mesin ini sanggup memproduksi tenaga sebesar 275 PS dan torsinya 375 NM, yang disalurkan melalui transmisi otomatis 7 spedd DCT alias kopling ganda.
Secara respon akselarasi, jelas transmisi kopling ganda sangat unggul karena grip pelat kopling yang optimal, apalagi ketika mobil mulai meluncur di kecepatan menengah dan atas.
Tapi sayangnya, transmisi DCT agak terasa kurang nyaman ketika mobil harus stop and go, karena terasa seperti ndut-ndutan dan terkesan nyelonong karena kelebihan tenaga.
Selebihnya, dengan posisi duduk yang commanding, manuver yang harmonis antara rangka, mesin dan respon setir, membuat Jetour T2 cukup nyaman dijadikan daily driver untuk kegitan harian kalian.
Dengan harga Rp588 jutaan, rasanya memang sudah seharusnya masyarakat pada protes ketika Gubernur Kaltim lebih memilih mobil seharga miliaran untuk menghadapi medan jalan Kalimantan yang katanya ekstrem tersebut.