icon-category Auto

Review Merasakan Kabin Wuling Almaz, Layar Gede, Sunroof dan Nikmatnya Duduk di Belakang

  • 24 Jan 2019 WIB
Bagikan :

Foto: Uzone.id - Bagja

Uzone.id - Setelah membahas bagian eksterior dari Wuling Almaz, sekarang kita coba untuk merasakan kayak gimana sih jeroan kabin dari SUV pertama Wuling di Indonesia ini.

Uzone.id jadi salah satu media pertama yang ikut merasakan langsung Wuling Almaz di Sirkuit Sentul, Jawa Barat. Kayak gimana rasanya di dalam kabin Wuling Almaz? Ikutin terus gaes artikel ini..

Baca juga: Foto Detail Luar Dalam Wuling Almaz

 

Nuansa Kabin

Sebelum masuk, kalian tinggal pencet tombol di gagang pintu untuk membuka kunci. Di dalam kabin, nuansa mewah lumayan terpancar lah ya, meski gak sampai mewah-mewah banget.

Kabinnya ada dua warna, hitam dan putih keabuan. Untungnya warna terang putih keabuan tersebut gak terlalu kontras, jadi secara keseluruhan, visualisasi kabinnya tetap enak dilihat.

Joknya semi kulit, tapi dengan jahitan dan motif yang keliatan mewah, gue suka bagian ini. Ketika didudukin pun, empuk dan pas memeluk punggung. 

Khusus pengemudi, pengaturannya sudah elektrik dengan tuas dan tombol di sebelah kanan kursi.

Doortrimnya, meski plastik bagian atas masih keliatan murah, tapi diselamatkan dengan desain gagang pintu yang keren dan ada souftouch di sandaran tangan pada door trim.

 

Layar sentuh gede

Gak salah kalau Wuling menyebut Almaz sebagai Multi-media SUV. Karena di dalam kabinnya, kita akan menemukan layar sentuh di bagian tengah dasbor yang ukurannya gede banget, 10,4 inci dengan posisi vertikal.

Melalui layar tersebut, kita bisa melakukan berbagai pengaturan yang terkait dengan mobil, mulai dari pengaturan AC, audio, sampai memonitor berbagai indikator seputaran mobil ini.

Untuk audio, layar ini sudah mendukung konektifitas Bluetooth, USB, sampai Wuling Link, semacam mirrorring ala Wuling, jadi tampilan layar smartphone kalian bisa ditampilkan disini.

Wuling menyediakan sampai 10 aplikasi yang bisa diakses di layar ini tanpa menyentuh smartphone kalian, mulai dari Instagram, Spotify, Google Maps, Youtube, sampai WhatsApp.

Menariknya, urusan audio, dipercayakan pada Infinity by Harman yang udah terkenal punya kualitas suara mumpuni. Dan emang bener aja, kualitas suara ala bioskop pun bisa kita rasakan di kabin Almaz, apalagi kalau kalian mengaktifkan tata suara 3D, hmm..

Layar itu juga bisa memonitor tekanan ban melalui fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Dan yang ngebuat SUV ini jadi lebih asik dikemudikan, terutama saat parkir, Wuling menyediakan kamera 360 untuk parkir. Kalau mau mengaktifkan, pencet tombolnya di sebelah kanan setir.

Dengan tampilan mobil dari berbagai angle tersedia di layar besar itu, mulai dari tampilan yang ada di belakang, bagian sisi kanan kiri mobil, sampai bagian atas, jadi diharapkan parkir makin presisi dngan bantuan fitur ini.

 

Panoramic Sunroof

Panoramic sunroof dari Almaz ini gak cuma memanjakan penumpang depan, tapi sampai ke belakang juga. Wajar, 70 persen atap Wuling Almaz terdiri dari kaca, si panoramic sunroof itu.

Tapi, memang yang bisa dibuka kacanya hanya di bagian depan. Tapi dengan kaca sebesar ini di bagian atap, kenyamanan di dalam kabin bakal lebih terasa, terutama di malam hari, ketika duduk sebagai penumpang belakang.

Untuk buka tutup sunroof, tinggal mencolek tuas di bagian atap depan, dekat spion tegah. Disitu juga terdapat tombol lampu-lampu untuk penerangan kabin yang cahayanya sudah putih alias LED.

 

Nikmatnya duduk di belakang

Gak cuma enak nyetir sendiri, percaya deh, disetirin dan duduk di belakang Wuling Almaz juga nikmat dan menyenangkan. Bisa jadi, kalian lupa kalau sedang berada di kabin sebuah Wuling SUV.

Joknya empuk dan keliatan mewah dengan motif jahitan dan bahan semi kulitnya. Sandaran kepalanya juga pas dan bisa diatur ketinggiannya. Sudah begitu, karena cuma dua baris, jadi sandarannya bisa rebah maksimal, bikin nyaman kalau jalan jauh dan mau tidur.

Kalau bagian tengah jok kosong, silakan dibuka sandaran tangannya yang besar layaknya sofa, dan sudah tersedia pula dua cup holder disitu.

Dan kaki bisa selonjoran dengan baik karena jarak antara penumpang belakang ke sandaran jok depan sangat jauh. Sudah begitu, sensasi luas kabin belakang ini ditambah dengan lantai yang rata. Jadi, bukan lebay apalagi iklan kalau gue nyebut kabin belakangnya emang beneran luas.

Saat gue coba duduk di belakang, nikmatnya jok empuk dengan sandaran yang bisa rebah ini masih bakal bisa lebih nikmat lagi ketika kalian melihat ke atas, karena adanya panoramic sunroof itu.

Jadi gini deh, kalau kalian kebetulan lagi mencoba atau memiliki Wuling Almaz, sesekali coba duduk di belakang. Sandaran joknya direbahin, setel musik, kemudian tarik napas dalam sambil memandang ke atap saat malam hari.

hmmm, nikmat dunia mana lagi yang mau kalian dustakan..

Tonton video review dan test drive Wuling Almaz disini:

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini