
Uzone.id - Tradisi peluncuran Samsung Galaxy S Series di awal tahun tampaknya akan bergeser. Jika biasanya hadir di Januari atau awal Februari, Samsung Galaxy S26 Series dilaporkan baru akan meluncur pada 25 Februari 2026.
Dilaporkan media asal Korea Selatan, MoneyToday, peluncurannya akan kembali ke San Francisco, Amerika Serikat (AS). Ini adalah pertama kalinya Samsung kembali ke kota itu untuk merilis seri S terbaru, sejak Galaxy S23 Series.Dikutip pada Senin (3/11), pemilihan San Francisco ini pun bukan tanpa alasan. Kota ini dianggap sebagai pusat inovasi AI yang kebetulan sangat sejalan dengan ambisi perusahaan untuk memimpin era smartphone bertenaga AI.
Lantas, kenapa jadi mundur?
Masih menurut laporan yang sama, penundaan ini dipengaruhi oleh perubahan strategi Samsung di jajaran produk. Pabrikan asal Korea Selatan itu tampaknya akan membatalkan satu model yang sebelumnya sudah gencar dirumorkan.
Sebelumnya, Samsung dikabarkan akan menghilangkan model Plus dan menggantikannya dengan Galaxy S26 Edge. Nampaknya rencana tersebut dibatalkan, diduga karena penjualan Galaxy S25 Edge yang tidak memuaskan.
Akhirnya, Samsung kembali ke skema awal, yakni Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra, untuk diluncurkan pada Februari tahun depan.
Selain soal penamaan, Samsung juga benar-benar ingin mempersiapkan chipset mereka, Exynos 2600, untuk Galaxy S26 Series. Sebelumnya, Samsung mengisyaratkan bahwa setidaknya beberapa model Galaxy S26 akan ditenagai Exynos 2600.
Dikutip dari Sammobile, chip ini mungkin akan digunakan pada Galaxy S26 dan Galaxy S26+ di seluruh dunia, kecuali Kanada, China, dan Amerika Serikat (AS). Sementara Galaxy S26 Ultra, mungkin secara eksklusif ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan embel-embel 'for Galaxy' di belakangnya.