
Indonesia menduduki peringkat ke-9 dari 10 negara di dunia dengan tingkat pengalaman menonton video online melalui ponsel terendah. Hal ini diungkapkan oleh OpenSignal melalui risetnya yang dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2018.
OpenSignal melakukan penelitian untuk mengukur tingkat pengalaman menonton video online melalui ponsel terhadap 69 negara di dunia. Penelitian ini melibatkan lebih dari delapan juta ponsel yang tersebar di ke-69 negara tersebut.
Negara dengan pengalaman menonton video melalui ponsel terburuk adalah Filipina, yang hanya mencapai skor 34,98 yang dikategorikan sebagai "kurang." Dua negara lain yang juga berada dalam kategori ini adalah Iran dan India yang memeroleh skor masing-masing 38,57 dan 38,62.
Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor lain yang membuat pengalaman menonton video online melalui ponsel menjadi lebih baik. Dua hal di antaranya adalah waktu latensi dan konsistensi layanan koneksi internet di masing-masing negara.
Waktu lateni adalah waktu yang dibutuhkan oleh jaringan untuk merespons permintaan. Dengan kata lain, semakin lama perangkat ponsel direspons oleh server dari video yang hendak diputar, semakin lama pula pengguna harus menunggu video untuk mulai bergerak.
Sedangkan, konsistensi juga menjadi penting karena layanan koneksi internet yang menembus kecepatan 50Mbps pada satu detik tetapi jatuh ke 2Mbps pada detik berikutnya, tentu lebih buruk daripada koneksi internet yang konsisten bertahan pada kecepatan 20Mbps.