Rockstar Cuan Besar, GTA 6 Bisa Raup Rp93 T dalam Sepekan

Uzone.id - Saking antusiasnya para gamer dengan Grand Theft Auto VI atau GTA 6, Rockstar Games diperkirakan cuan besar bahkan pada awal-awal peluncurannya. Berdasarkan hasil riset Newzoo, pendapatan kumulatif GTA 6 bisa mencapai USD3,3 miliar atau Rp59 triliun hingga USD5,2 miliar atau Rp93 triliun pada pekan pertama perilisannya.
Proyeksi tersebut dibuat setelah Newzoo menganalisis kinerja pre-order digital GTA 6 di Amerika Serikat (AS) dan lima pasar terbesar Eropa, yakni Inggris, Prancis, Italia, Jerman, dan Spanyol.Dikutip Uzone.id pada Selasa (21/7), dalam sepekan terakhir sejak pre-order GTA 6 dibuka pada 24 Juni 2026, Rockstar Games diperkirakan sudah meraup sekitar USD180 juta atau Rp3,2 triliun dari enam pasar tadi.
Newzoo kemudian menggunakan distribusi pemain konsol GTA V sebagai acuan untuk memperkirakan pendapatan globalnya. Sekitar 69 persen pemain konsol GTA V disebut berasal dari AS dan lima negara Eropa tersebut.
Berdasarkan perhitungan itu, pendapatan pre-order digital GTA 6 secara global diperkirakan mencapai sekitar USD260 juta atau Rp4,6 triliun hanya dalam pekan pertama. Newzoo menyebutnya sebagai pembukaan pre-order terbesar yang pernah tercatat dalam data mereka.
“Itu adalah jumlah yang sangat besar dengan implikasi besar terhadap perkiraan total penjualan GTA 6,” klaim Ronan Patrick, Management Consultant di Newzoo.
“(Capaian ini) Bertentangan dengan laporan di media sosial, GTA 6 belum menghasilkan satu miliar dolar dari pre-order dalam waktu 21 minggu. Ini tidak masuk akal, mengingat bagaimana kurva pre-order terlihat, tidak ada yang pernah mencapai angka tersebut dan tidak akan pernah mencapainya di masa mendatang,” jelasnya.
Lebih lanjut, GTA 6 kemungkinan mengikuti pola pre-order proven sequel atau sekuel yang mapan. Maksudnya, pola ini biasanya berlaku pada game yang sudah punya basis penggemar besar, formula permainan yang dikenal, serta tingkat antusiasme tinggi sejak awal periode pemesanan.
Dalam pola tersebut, pendapatan pada pekan pertama pre-order biasanya menyumbang sekitar 5,8 persen dari total pendapatan kumulatif hingga akhir pekan peluncuran.
Dengan membagi pendapatan awal sebesar USD260 juta dengan 5,8 persen, Newzoo memperoleh proyeksi sekitar USD4,5 miliar atau Rp80,5 triliun. Bila harga jual rata-ratanya diasumsikan USD88 atau sekitar Rp1,57 jutaan per unit, angka itu setara dengan penjualan sekitar 51 juta kopi game.
Secara keseluruhan, Newzoo memperkirakan pendapatan GTA 6 pada akhir pekan peluncuran berada di rentang USD3,3 miliar hingga USD5,2 miliar. Sebagian besar lonjakan penjualan diprediksi baru terjadi ketika jadwal rilisnya semakin dekat.
Meski demikian, proyeksi Newzoo masih berada di bawah perkiraan firma lainnya, seperti perusahaan investasi Konvoy yang memperkirakan GTA 6 dapat menghasilkan USD7,6 miliar atau Rp136 triliun dalam 60 hari pertama setelah dirilis.
GTA 6 sendiri dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk PS5 serta Xbox Series X dan Series S. Di Indonesia, dari pantauan kami di situs PlayStation Store, GTA 6 terbagi menjadi dua versi, yakni Standard Edition dan Ultimate Edition.
GTA 6 Standard Edition dijual dengan harga Rp1.190.000, sementara untuk GTA 6 Ultimate Edition dibanderol Rp1.490.000.

