
Ada sepenggal cerita yang tersisa dari laga Ajax vs Juventus pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (10/4). Seorang player escort atau bocah pendamping pemain semringah 'dijewer' Cristiano Ronaldo.
Seorang pendamping pemain tertangkap kamera ketika memperhatikan Ronaldo dari jarak dekat. Video ini pun beredar luas di media sosial.
Laga tersebut berakhir imbang 1-1 berkat gol Ronaldo dan David Neres di Stadion Johan Cruyff Arena. Selanjutnya Bianconeri akan bergiliran menjamu Ajax di Turin pada Selasa (16/4) waktu setempat.
Keberadaan bocah pendamping pemain memang menjadi pemandangan lumrah di setiap pertandingan liga-liga Eropa termasuk di Liga Champions. Sebutan lain bagi mereka adalah maskot.
|
Cristiano Ronaldo mencetak gol tunggal ke gawang Ajax. (REUTERS/Wolfgang Rattay)
|
Biasanya, para bocah ini mendampingi pemain dari lorong hingga memasuki lapangan. Mereka ikut berdiri di depan pemain selagi anthem FIFA atau lagu kebangsaan (laga internasional) diputar.
Dan setelah kapten kedua tim dipanggil wasit para maskot langsung bubar teratur untuk kembali ke lorong stadion.
Kehadiran bocah pendamping pemain merupakan sebuah kegiatan wajib yang dibuat FIFA atas kerja sama dengan UNICEF, lembaga PBB yang bergerak seputar kepedulian kepada anak-anak di dunia.